Jakarta (Lampost.co) – Telkomsel resmi menjalin kolaborasi strategis bersama OpenAI dengan meluncurkan Bundling ChatGPT Go, paket konektivitas dan langganan AI pertama di Asia Tenggara.
Lewat program itu, pelanggan bisa menikmati pengalaman kecerdasan buatan yang lebih luas mulai dari Rp50.000, lengkap dengan kuota data dan akses eksklusif ChatGPT Go.
Peket itu menggabungkan langganan ChatGPT Go dan kuota 3 GB khusus untuk aplikasi ChatGPT. Harga lebih hemat membuat pengguna bisa menikmati fitur GPT-5 tanpa batas pesan, pembuatan gambar, dan unggahan file hingga 10 kali lebih banyak daripada pengguna biasa.
Selain itu, ChatGPT Go menawarkan memori percakapan dua kali lebih panjang sehingga setiap interaksi terasa lebih personal dan responsif.
Paket itu bisa pelanggan Simpati (prabayar) maupun Halo (pascabayar) beli melalui aplikasi MyTelkomsel. Pelanggan baru IndiHome dengan kecepatan di atas 75 Mbps juga bisa mendapatkannya lewat promo bundling atau program retensi.
Cara Aktivasi ChatGPT Go di Telkomsel
1. Unduh aplikasi ChatGPT di perangkat iOS atau Android.
2. Buka aplikasi MyTelkomsel dan pilih paket bundling ChatGPT Go.
3. Klaim voucher via SMS, login ke aplikasi ChatGPT dan atur metode pembayaran default untuk aktivasi otomatis.
Setelah masa promo berakhir, pelanggan dapat melanjutkan langganan ChatGPT Go dengan tarif normal Rp75.000 per bulan. Pembatalan langganan dapat kapan pun sebelum perpanjangan otomatis.
Telkomsel Dorong Ekosistem AI Nasional
Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng, menyatakan kolaborasi itu merupakan langkah nyata Telkomsel dalam memperluas akses teknologi cerdas di Indonesia.
“Sebagai digital lifestyle enabler, kami ingin memastikan masyarakat bisa merasakan manfaat AI dalam aktivitas sehari-hari. ChatGPT Go bukan sekadar layanan digital, tapi langkah menuju masyarakat yang produktif dan kreatif,” ujarnya.
OpenAI: AI Harus Sederhana dan Bermanfaat
Managing Director International OpenAI, Oliver Jay, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kerja sama ini. “ChatGPT Go dan model GPT-5, kami ingin membuat AI menjadi solusi yang sederhana, ekonomis, dan bermanfaat bagi semua,” kata dia.
Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka peluang besar agar lebih banyak orang di Indonesia bisa mengeksplorasi ide dan menemukan jawaban lebih cepat.







