Bandar Lampung (Lampost.co) — SMKN 8 Bandar Lampung menggelar kegiatan Pekan Kreatif perdana pada Jumat, 7 November 2025. Acara itu menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan bakat, hasil karya, serta inovasi dalam bidang seni, kewirausahaan, ataupun keterampilan vokasi.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah itu terdapat berbagai penampilan dan pameran karya siswa dari lintas jurusan. Mulai dari kreasi kerajinan tangan, produk olahan makanan, hingga pentas seni musik dan tari yang menampilkan semangat penuh kreativitas.
Kepala SMKN 8 Bandar Lampung, Dian Novita Dewi, mengatakan kegiatan tersebut inovasi dari program rutin sekolah yang sebelumnya berfokus pada agenda Jumat Bersih dan Jumat Olahraga.
“Sekarang kami tambah dengan Jumat Kreasi untuk menampung kreativitas anak-anak. Kreativitas mereka tinggi dan kami ingin menyalurkannya ke hal positif,” ujarnya.
Menurutnya, Pekan Kreatif menjadi program pengasahan kreativitas yang bakal berlangsung rutin. siswa dapat menyalurkan minat dan bakat sekaligus melatih mental untuk siap bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Kalau kreativitas tersalurkan, daya juang mereka juga ikut terlatih. Mentalnya terbentuk agar lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” tambahnya.
Ia menuturkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa secara menyeluruh. Selain kompetensi kognitif dan vokasional, peserta didik juga bisa mengasah kompetensi sosial, termasuk bekerjasama, menghargai karya teman, dan menumbuhkan rasa percaya diri.
“Alhamdulillah antusiasmenya luar biasa. Anak-anak suka dengan event ini dan semangat untuk tampil. Artinya kegiatan ini dibutuhkan dan disukai mereka,” kata dia.
Wadah Kreativitas Siswa
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 8 Bandar Lampung, Ela Novriyanti, menuturkan Pekan Kreatif menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat dan kreativitas siswa. Kegiatan itu agar siswa bisa menyalurkan ide-ide mereka secara positif dan terarah.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang menampilkan karya, tapi bagaimana anak-anak belajar berani tampil, bekerja sama, dan percaya diri. Ini bagian dari pembentukan karakter yang kami bangun lewat kegiatan kesiswaan,” ujarnya.
Ela juga menambahkan, Pekan Kreatif bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa.
“Kami ingin sekolah jadi tempat yang mendorong anak-anak berani berekspresi dan berinovasi,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Amirico, menilai Pekan Kreatif merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas lulusan vokasi di Lampung.
“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menumbuhkan semangat produktif dan daya saing siswa. Mereka harus bisa mengelola waktu, berani berinovasi, dan terampil,” ujarnya.
Dia mendorong sekolah-sekolah di Lampung untuk menciptakan wadah untuk menyalurkan kreativitas siswa. Dia juga menegaskan pentingnya melakukan peningkatan kualitas belajar mengajar agar kualitas lulusan sesuai dengan kebutuhan industri.
“Saya minta sekolah melakukan pemetaan minat dan bakat sejak awal. Kemudian mendorong para guru untuk terus berinovasi agar bisa menciptakan anak-anak yang berkualitas dan siap kerja,” katanya.








