Panaragan (Lampost.co)–Harga singkong yang terus anjlok membuat petani Tulangbawang Barat mulai beralih tanaman. Tebu menjadi pilihan, apalagi Sugar Group Companies (SGC) menawarkan kemitraan tebu mandiri sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Info Penting:
* Kemitraan tebu mandiri menjadi solusi tingkatkan kesejahteraan petani.
* Wakil Bupati Tubaba mendukung kemitraan mandiri tebu ini untuk petani.
* SGC tak hanya tawarkan kemitraan tebu, juga membuka peluang pendidikan gratis di Politekni Tunas Garuda.
Apalagi ada tawaran kemitraan dari Sugar Group Companies (SGC) untuk menanam tebu. “Jangan tunda-tunda lagi. Ayo segera daftar sekarang berapa pun luas tanahnya,” kata Saeful Hidayat, perwakilan dari SGC saat sosialisasi Kemitraan Tebu di Balai Tiyuh Margodadi, Tumijajar, Tulangbawang Barat, Rabu (10/12).
Wakil Bupati Tulawangbawang Barat, Nadirsyah yang selalu hadir dalam sosialisasi kemitraan di wilayahnya, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
Baca Juga: SGC Ajak Petani Tumbuh Bersama melalui Kemitraan Tebu
“Ini berarti Sugar Group memperhatikan kepentingan rakyat, yakni petani. Mau enggak tanam tebu? Siap enggak?. Harus mau dan harus siap ya,” kata Nadirsyah di hadapan petani yang hadir dalam sosialisasi.
Menurut Nadirsyah, petani Tulangbawang sangat antusias menyambut kemitraan tebu yang SGC tawarkan. “Lihat saja sendiri, ruangan penuh terisi para petani yang sangat berharap ekonominya pulih. Di Tulangbawang Barat saja, sosialisasi ini merupakan titik ke-12,” katanya.
Prasojo (48), warga Margodadi yang datang bersama kawan-kawannya, langsung mendaftarkan 5 hektare tanahnya untuk bermitra dengan SGC. Dengan menanam tebu, dia berharap penghasilannya bisa meningkat.
Ia mengaku pernah menanam singkong. Karena hasilnya tidak menggembirakan, saat panen harga anjlok, dugaannya karena adanya singkong impor. Lalu, ia pun berjanji tidak akan menanam singkong karena merugi.
“Ini saat tepat beralih ke tebu. Saya belum pernah menanam tebu. Tapi saya yakin hasilnya akan baik, makanya saya daftar 5 hektare untuk ikut kemitraan. Saya ajak kawan-kawan saya ke sini untuk ikut kemitraan yang GSC tawarkan,” kata Prasojo.
Generasi Unggul
Sementara itu, petinggi SGC Purwati Lee juga hadir pada sosialisasi Kemitraan. Ia mengatakan selain menawarkan kemitraan mandiri dengan menanam tebu, SGC juga menawarkan pendidikan gratis bagi putra-putri terbaik Lampung.
“Kami punya dua politeknik di Lampung Tengah dan Tulangbawang Barat. Namanya Politeknik Tunas Garuda. Silakan kalau bapak dan ibu yang mau mendaftarkan anaknya mengenyam pendidika tinggi, bisa gratis. Syarat utamanya cuma niat. Selama pendidikan tidak ada pungutan biaya sama sekali. Ada asrama dan mendapat makan tiga kali sehari. Tidak hanya itu, setelah lulus langsung bekerja di SGC,” kata Purwati Lee.
Politeknik Tunas Garuda yang berada di Tulangbawang Barat mempunyai tiga jurusan: Teknologi Manufaktur, Pemeliharaan Alat Berat, dan Teknologi Rekayasa Mesin Pertanian.







