• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 20/01/2026 15:46
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Tingginya Harga Sewa Properti Tekan Dunia Usaha

Mereka terpaksa mencari lokasi di wilayah pinggiran atau pedesaan yang masih sesuai dengan kemampuan finansial.

EffranSilvia AgustinabyEffranandSilvia Agustina
17/12/25 - 21:35
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Pengamat: Pemusnahan Barang Ilegal Jangan Sekadar Seremoni

Pengamat Ekonomi Universitas Lampung, Marselina Djayasinga. (Lampost.co/Silvia)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Harga sewa yang tinggi terhadap properti komersial, seperti ruko di kawasan perkotaan memberi tekanan besar terhadap dunia usaha dan perekonomian daerah. Kondisi itu membuat aktivitas ekonomi tidak tumbuh optimal meski berada di lokasi strategis pusat kota.

Pengamat ekonomi Universitas Lampung, Marselina Djayasinga, menilai mahalnya harga properti mendorong masyarakat dan pelaku usaha keluar dari pusat kota. Mereka terpaksa mencari lokasi di wilayah pinggiran atau pedesaan yang masih sesuai dengan kemampuan finansial.

“Pengaruh ekonomi dari mahalnya harga rumah dan lahan sewa di perkotaan membuat masyarakat terpaksa membeli tanah atau menyewa rumah di pedesaan atau pelosok yang masih terjangkau dengan penghasilannya,” ujar dia, Rabu, 17 Desember 2025.

Akibatnya, banyak lahan dan bangunan di pusat kota justru kosong karena tidak laku terjual maupun disewa. Fenomena itu terlihat dari maraknya papan rumah dan tanah dijual di berbagai kota besar, termasuk Bandar Lampung.

Di Bandar Lampung, kondisi tersebut tampak di sejumlah jalan utama dan kawasan elit, seperti Pahoman, Rawalaut, Garuntang, dan sekitarnya. Banyak bangunan kosong dalam waktu lama dan tidak terawat, meski berada di kawasan ekonomi potensial.

Fenomena Lahan dan Bangunan Kosong

Guru besar ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila itu menilai mahalnya harga properti saat ini tidak lepas dari perubahan nilai ekonomi properti dari waktu ke waktu. Rumah-rumah besar bangunan era 1960-an hingga 2000-an dengan harga yang relatif murah.

“Rumah-rumah dan tanah-tanah itu saat ini terjual untuk dibagi kepada ahli waris karena tidak lagi ditempati. Namun, sekarang harganya sudah naik berkali-kali lipat dan menjadi sangat tinggi,” kata dia.

Menurut dia, lonjakan harga tersebut tidak sebanding dengan daya beli masyarakat, baik rumah tangga maupun pelaku usaha. Hal itu tidak mampu menjangkau harga rumah dan lahan di kawasan strategis perkotaan. “Mau jadi tempat usaha dengan harga setinggi itu tidak mungkin,” kata dia.

Ia menambahkan, tingginya harga sewa atau beli properti berdampak langsung pada struktur biaya usaha. Kondisi itu membuat pelaku usaha kesulitan menutupi biaya operasional, terutama jika berlokasi di jalan-jalan utama.

“Melakukan usaha di jalan utama dengan harga yang mahal akan mengakibatkan biaya operasional tinggi dan sulit menutupi biaya tersebut,” tutur Marsel.

Fenomena lahan dan bangunan kosong yang terbiarkan bertahun-tahun sangat merugikan secara ekonomi. Kota berpotensi menjadi sepi, tidak menarik bagi investasi, dan mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi.

“Kota menjadi mati, sepi, gelap, dan tidak menarik bagi investasi karena penuh tanah serta bangunan tua yang tidak terawat,” ujar dia.

Ia menegaskan kondisi itu menunjukkan mekanisme pasar tidak berjalan dengan baik. Harga tanah dan bangunan terlalu mahal, sedangkan permintaan rendah sehingga memerlukan campur tangan pemerintah.

“Fenomena ini menunjukkan mekanisme pasar tidak berjalan dan memerlukan intervensi pemerintah agar perekonomian kembali berjalan efisien,” dia menjelaskan.

Selain berdampak ekonomi, kondisi tersebut membawa efek sosial lanjutan. Tekanan ekonomi akibat mahalnya hunian dan biaya hidup berpotensi memengaruhi kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

Tags: Bank tanahharga sewa toko di lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas batangan Antam hari ini, Selasa. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 20 Januari 2026 Naik Tipis

byEffran
20/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik untuk perdagangan pada Selasa, 20 Januari 2026....

Targetkan 101 SPKLU pada 2026, Pemprov Buka Peluang Investasi

Targetkan 101 SPKLU pada 2026, Pemprov Buka Peluang Investasi

byAtikaand1 others
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pengoperasian 101 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada 2026 jadi...

Kesiapan SPKLU Jadi Tantangan Layanan Taksi Listrik

Kesiapan SPKLU Jadi Tantangan Layanan Taksi Listrik

byAtikaand1 others
19/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rencana pengoperasian layanan taksi listrik masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait kesiapan infrastruktur pendukung yakni kesiapan...

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja
Advertorial

Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja

byAdi Sunaryo
20/01/2026

Muara Enim (Lampost.co) - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada...

Read moreDetails
Dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui pembinaan, pelatihan, promosi, serta partisipasi dalam berbagai event mendorong Dela Tapis semakin dikenal dan mampu menembus pasar modern.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Kembali Kain Tapis Lampung Lewat UMKM Dela Tapis

20/01/2026
film The Bluff

Sinopsis Film The Bluff: Aksi Balas Dendam Priyanka Chopra Jadi Mantan Bajak Laut

20/01/2026
bruno mars

Konser Bruno Mars di Roblox Pecahkan Rekor Dunia dengan 12 Juta Penonton

20/01/2026
Michael Carrick resmi diperkenalkan sebagai pelatih sementara Manchester United pada Rabu (14/1/2026). Foto: ANTARA/Manutd.com

Ini Standar Baru Manchester United Asuhan Pelatih Michael Carrick

20/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.