Bandar Lampung (Lampost.co) — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Poin Penting:
-
BPJN Lampung menyiapkan infrastruktur jalan nasional menjelang Nataru.
-
Koordinasi intensif dengan pemda, kepolisian, BNPB, dan BMKG.
-
Fokus pada keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat akhir tahun, BPJN Lampung menyiapkan strategi antisipatif. Upaya tersebut mencakup pemeliharaan rutin hingga penanganan darurat di titik rawan.
Kepala BPJN Lampung, M. Ali Duhari, mengatakan kesiapan jalan nasional menjadi prioritas utama. Menurutnya, seluruh jajaran telah bersiaga sejak awal Desember. “Pemeliharaan rutin terus kami optimalkan agar kondisi jalan tetap mantap,” ujar Ali Duhari, Jumat, 19 Desember 2025.
Baca juga: Pemprov Lampung Siagakan Infrastruktur Jalan Provinsi Menjelang Libur Nataru
Selain itu, BPJN Lampung menyiagakan disaster relief unit (DRU) di sejumlah wilayah strategis. Unit tersebut lengkap dengan alat berat, material darurat, dan perlengkapan evakuasi.
Dengan kesiapan tersebut, BPJN Lampung dapat merespons cepat apabila terjadi gangguan, terutama saat cuaca ekstrem. Selain itu juga menyiapkan langkah penanganan darurat sementara.
Langkah tersebut meliputi penggunaan sandbag dan pemasangan rambu peringatan. “Rambu peringatan kami pasang di titik rawan banjir dan longsor,” katanya.
Selain kesiapan teknis, juga memperkuat koordinasi lintas sector yang melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait. Kolaborasi juga dengan BNPB dan BMKG dalam bertujuan mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.
Menurut Ali Duhari, musim hujan kerap meningkatkan risiko gangguan jalan nasional. Oleh karena itu, koordinasi intensif menjadi keharusan. “Sinergi lintas sektor sangat penting untuk keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Dirikan Posko Pelayanan
Tak hanya itu, BPJN Lampung juga mendirikan posko pelayanan di setiap satuan kerja. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat pemantauan lalu lintas.
Selain memantau arus kendaraan, posko juga melayani kebutuhan darurat pengguna jalan. Masyarakat dapat memanfaatkan posko sebagai tempat istirahat sementara. “Posko kami siapkan seperti saat Lebaran dan Nataru sebelumnya,” ujar Ali Duhari.
Ia juga menegaskan seluruh petugas akan bersiaga penuh selama periode libur. Kesiapsiagaan tersebut berlaku hingga arus balik selesai.
BPJN Lampung berharap masyarakat dapat berkendara dengan aman dan tertib. Keselamatan pengguna jalan, menurutnya, membutuhkan peran semua pihak.
Selain itu, mengimbau masyarakat mematuhi rambu lalu lintas. Kepatuhan tersebut mampu menekan potensi kecelakaan.
Dengan kesiapan infrastruktur dan sinergi lintas sektor, BPJN Lampung optimistis arus Nataru berjalan lancar. Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.








