Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial (Dinsos) memastikan kesiapan logistik untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan. Langkah antisipasi dengan memastikan ketersediaan buffer stock di gudang logistik provinsi.
Poin Penting:
-
Dinas Sosial Lampung menyiapkan buffer stock Rp2,35 miliar untuk 28 jenis logistik bencana.
-
Memastikan gudang logistik provinsi aman dan kabupaten dan kota untuk siaga penuh.
-
Antisipasi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.
Kepala Dinas Sosial Lampung, Aswarodi, mengatakan saat ini seluruh kebutuhan dasar untuk penanganan darurat bencana telah tersedia dan siap menyalurkan sewaktu-waktu. “Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial telah mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi. Kami memastikan buffer stock di gudang logistik dalam kondisi aman dan mencukupi,” ujar Aswarodi, beberapa hari lalu.
Ia juga menjelaskan total menyiapkan 28 jenis barang bantuan dengan nilai anggaran mencapai Rp2,35 miliar. Persediaan tersebut merupakan cadangan milik provinsi di luar stok dari masing-masing kabupaten dan kota.
Baca juga: BMKG Tetapkan Siklon Tropis Bakung, Warga Lampung Siaga Cuaca Ekstrem
“Aspek logistik ini bersifat dinamis. Jika stok di gudang provinsi menipis, kami juga bisa mengajukan permintaan tambahan ke Pemerintah Pusat,” katanya.
Kesiapan Logistik
Selain itu juga telah mengirimkan surat kepada seluruh Dinas Sosial kabupaten dan kota agar memastikan gudang logistik di 15 daerah terisi penuh. Langkah tersebut penting untuk mempercepat penanganan ketika bencana terjadi.
“Kalau kabupaten dan kota sudah siap sejak awal, bisa lengsung mendistribusikan bantuan tanpa harus menunggu pasokan dari provinsi. Sebab, jarak dan waktu menjadi faktor krusial dalam kondisi darurat,” ujar Aswarodi.
Ia merinci buffer stock yang tersedia mencakup berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan pengungsian. Buffer stock yang tersedia, di antaranya makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk siap saji, selimut, sandang dewasa, paket peralatan dapur, hingga berbagai jenis tenda keluarga dan tenda serbaguna.
Selain itu, tersedia pula fasilitas pendukung, seperti toilet portabel, kasur, velbed, dan rompi pelampung. Kemudian ada shelter tool kit, family kit, hingga kids ware untuk anak-anak.
Seluruh logistik tersebut guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi dengan cepat dan layak. Dengan kesiapan buffer stock tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap agar penanganan bencana dapat responsif dan terkoordinasi, sekaligus meminimalkan dampak saat terjadi bencana hidrometeorologi.







