Bandar Lampung (Lampost.co)—Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menunjukkan kinerja konsisten dalam menjaga konektivitas jalan nasional, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta merespons cepat berbagai tantangan infrastruktur. Tahun 2025 menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor, penanganan bencana, hingga percepatan program strategis nasional.
Januari: Respons Cepat dan Infrastruktur Penunjang Ekonomi
Tahun dibuka dengan respons sigap BPJN Lampung dalam menangani ruas jalan nasional di Kota Bandar Lampung yang terdampak banjir. Langkah cepat ini memastikan mobilitas masyarakat tetap terjaga. Di bulan yang sama, Jembatan Way Sabuk baru resmi beroperasi, menjadi infrastruktur penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat setempat.
Februari: Fokus Kesiapan Mudik Lebaran
Memasuki Februari, BPJN Lampung memprioritaskan penanganan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 2025. Upaya ini diperkuat melalui sinergi dengan Korlantas Polri dan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR untuk memastikan jalur Lebaran aman, nyaman, dan layak dilalui masyarakat.
Baca juga: BPJN Lampung Pastikan Jalan Nasional Aman Jelang Nataru
Maret: Sinergi Pemerintah dan Penguatan Aset
Pada Maret, BPJN Lampung memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam pembahasan infrastruktur jalan nasional. Selain itu, dilakukan penyerahan Barang Milik Negara (BMN) kepada pemerintah kabupaten dan provinsi, sebagai bentuk tertib administrasi dan optimalisasi pemanfaatan aset. Kesiapan mudik juga menjadi perhatian nasional dengan kunjungan Mendagri dan Menhub ke Lampung untuk mengecek sarana dan prasarana transportasi.
April: Perencanaan Infrastruktur Jangka Panjang
BPJN Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus membahas rencana penggantian Jembatan Way Kandis. Langkah ini mencerminkan perencanaan jangka panjang dalam meningkatkan keselamatan dan ketahanan infrastruktur strategis.
Mei: Penanganan Banjir dan Apresiasi Nasional
Mei diwarnai upaya kolaboratif penanganan banjir melalui pengerukan drainase di Jalan Yos Sudarso. Dedikasi BPJN Lampung dalam mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2025 juga mendapat apresiasi dari PT ASDP Indonesia Ferry, menegaskan peran penting BPJN dalam sistem transportasi nasional.

Juni: Jalan Andal dan Tanggap Bencana
Memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mewujudkan jalan nasional yang andal dan berkelanjutan. Pada bulan ini pula, BPJN Lampung menangani longsoran di ruas Kota Liwa–SP Gunung Kemala, memastikan akses kembali aman bagi pengguna jalan.
Baca juga: Bina Marga Goes to Campus, BPJN Lampung Ajak Mahasiswa Unila Bahas Infrastruktur
Juli: Pemulihan Akses dan Peningkatan Keamanan
Penanganan longsoran di Jalan Lintas Liwa Km 182 berhasil selesai hingga siap buka penuh untuk lalu lintas. Selain itu, pelaksanaan penggantian box culvert di ruas Wonosobo–Sanggi bertujuan meningkatkan keamanan dan kelancaran jalan nasional.
Agustus: Sinergi dengan DPR
Kepala BPJN Lampung, M. Ali Duhari, menghadiri audiensi dengan Komisi V DPR RI untuk membahas sinergi program infrastruktur di Provinsi Lampung. Audiensi ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan daerah dengan kebijakan pusat.
September: Keselamatan Jembatan
Perbaikan Jembatan Kuripan berlangsung dengan penerapan sistem buka-tutup lalu lintas. Langkah ini menunjukkan komitmen BPJN Lampung dalam menjaga keselamatan pengguna jalan selama masa pekerjaan berlangsung.
Oktober: Kesiapan Nataru dan Konektivitas Daerah
Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025, BPJN Lampung bersama Direktorat Jenderal Bina Marga meninjau kondisi infrastruktur strategis. Dukungan konektivitas daerah juga pihaknya wujudkan melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD) di Raman Aji–Kota Raman.
November: Percepatan IJD dan Pengawasan DAK
Pekerjaan IJD terus BPJN Lampung laksanakan, salah satunya di ruas Pekurun Udik–Talang 16, Lampung Utara. BPJN Lampung juga melakukan pemantauan pelaksanaan DAK Fisik Bidang Jalan di tiga kabupaten, memastikan kualitas dan ketepatan sasaran pembangunan.
Desember: Penutup Tahun dengan Proyek Strategis
Akhir tahun 2025 ditutup dengan penyelesaian pembangunan trotoar dan drainase di depan Pangkalan TNI Pangeran M. Bunyamin, penggantian sandaran beton Jembatan Way Galih demi keselamatan, serta pelaksanaan sejumlah proyek strategis melalui Program Inpres Jalan Daerah 2025. Rekonstruksi jalan SP Buko–Poso–Bumi Harapan hingga exit toll Way Kenanga menjadi simbol komitmen BPJN Lampung dalam mendorong konektivitas yang lebih aman dan berkelanjutan.








