• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 13/01/2026 12:31
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Jawa dan Sumatra Penyumbang Bencana Terbanyak 2025

BNPB mencatat wilayah Jawa dan Sumatra masih mendominasi kejadian bencana alam sepanjang 2025.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
01/01/26 - 22:04
in Nasional
A A
Jawa dan Sumatra Penyumbang Bencana Terbanyak 2025

Bencana Sumatra. (Antara)

Jakarta (Lampost.co) — Jawa dan Sumatra kembali menjadi wilayah dengan jumlah kejadian bencana alam terbanyak sepanjang 2025. Hal tersebut berdasarkan rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Poin Penting:

  • Wilayah Jawa dan Sumatra dominasi bencana sepanjang 2025.

  • Karhutla terkendali, tetapi longsor meningkat.

  • Papua mengalami peningkatan kerentanan bencana.

Meski demikian, BNPB menyoroti meningkatnya kerentanan wilayah lain yang sebelumnya relatif aman. Papua menjadi salah satu kawasan yang kini mencatat lonjakan kejadian bencana.

Kepala Pusat Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut 5 provinsi dengan kejadian bencana tertinggi selama 2025. “Secara tahunan, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, dan Sumatra Utara menyumbang kejadian bencana terbesar,” ujar Abdul Muhari, Kamis, 1 Januari 2026.

Baca juga: Tanah Longsor Bencana Paling Mematikan Sepanjang 2025

Menurutnya, konsentrasi bencana di Jawa dan Sumatra masih berkaitan dengan kepadatan penduduk. Selain itu, tekanan lingkungan terus meningkat setiap tahun.

Namun, pada level kabupaten dan kota, BNPB mencatat pola yang lebih spesifik. Bogor, Kampar, Bima, Karawang, dan Siak menjadi wilayah dengan kontribusi bencana tertinggi. Kelima daerah tersebut menyumbang sekitar 30 hingga 40 persen dari total kejadian bencana nasional sepanjang 2025.

Untuk bencana, banjir mendominasi kejadian di sejumlah wilayah. Banjir paling sering terjadi di Bima, Bogor, Karawang, Parigi Moutong, dan Pasuruan.

Sementara itu, cuaca ekstrem banyak tercatat di Bogor, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Malang, Lampung Timur, dan Cilacap. BNPB menilai cuaca ekstrem semakin tidak terprediksi.

Karhutla Menurun

Di sisi lain, BNPB mencatat capaian positif pada pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sepanjang 2025, angka karhutla menunjukkan penurunan signifikan.

“Kami melihat pengendalian karhutla cukup berhasil, terutama dari fase El Niño 2015, 2019, dan 2023,” kata Abdul Muhari.

Walau begitu, perhatian kini bergeser pada meningkatnya kejadian tanah longsor. Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di Jawa dan Sumatra.

BNPB menyoroti peningkatan longsor di Papua, wilayah yang sebelumnya memiliki struktur tanah keras dan hutan relatif terjaga. “Dalam satu hingga dua tahun terakhir, Papua mengalami peningkatan longsor cukup signifikan,” ungkap Abdul Muhari.

BNPB menilai alih fungsi lahan menjadi pemicu utama peningkatan risiko tersebut. Kerusakan lingkungan memperlemah daya dukung alam. “Masalah ini bukan hanya hujan atau porositas tanah. Alih fungsi lahan mempercepat penurunan daya tampung lingkungan,” katanya.

Menurut BNPB, degradasi lingkungan kini terjadi merata di berbagai wilayah. Risiko bencana tidak lagi identik dengan daerah padat penduduk. “Sebaran bencana hidrometeorologi basah kini meluas. Seluruh kawasan NKRI harus mendapat perhatian serius,” ujar Abdul Muhari.

BNPB mendorong pemerintah daerah memperkuat tata ruang berbasis risiko bencana. Selain itu, memperkuat pengawasan pemanfaatan lahan. BNPB berharap mitigasi berbasis lingkungan mampu menekan kejadian bencana pada tahun-tahun mendatang.

Tags: banjir 2025bencana alam 2025bencana di Jawabencana sumatraBNPBcuaca ekstremKarhutlalongsor Papuapeta bencana Indonesia
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Klarifikasi Adly Fairuz Terkait Dugaan Penipuan Dana Masuk Akpol

byNana Hasan
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Nama aktor Adly Fairuz kini mendadak viral karena terseret kasus dugaan penggelapan dana. Korban melayangkan gugatan perdata...

Timothy Ronald

Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi: Dugaan Penipuan Investasi Kripto Rugikan Korban Miliaran

byNana Hasan
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Influencer Timothy Ronald kini menghadapi masalah hukum serius. Pihak kepolisian menerima laporan dugaan penipuan investasi kripto yang...

Ketua DPD PDIP Aceh Jamaluddin Idham, yang membacakan rekomendasi Rakernas I PDIP di Jakarta, Senin (12/1/2026). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat.

Rakernas I PDIP Ungkap Delapan Tantangan Utama Indonesia

byTriyadi Isworoand1 others
12/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Aceh Jamaluddin Idham mengungkapkan ada delapan tantangan utama yang saat ini terhadapi...

Berita Terbaru

Hiburan

Klarifikasi Adly Fairuz Terkait Dugaan Penipuan Dana Masuk Akpol

byNana Hasan
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Nama aktor Adly Fairuz kini mendadak viral karena terseret kasus dugaan penggelapan dana. Korban melayangkan gugatan perdata...

Read moreDetails
Timothy Ronald

Timothy Ronald Dilaporkan ke Polisi: Dugaan Penipuan Investasi Kripto Rugikan Korban Miliaran

13/01/2026
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

Antusiasme Publik Warnai Perkenalan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia

13/01/2026
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. YouTube PSSI

Langkah Pertama dan Target Jangka Panjang John Herdman di Timnas Indonesia

13/01/2026
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

Target John Herdman untuk Piala AFC dan AFF

13/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.