IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 04:19
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

BMKG Tegaskan Gempa di Konsel dan Kendari Akibat Aktivitas Sesar Aktif

BMKG memastikan gempa Konsel–Kendari dipicu aktivitas sesar aktif.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
02/01/26 - 23:22
in Humaniora
A A
BMKG Tegaskan Gempa di Konsel dan Kendari Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Aktivitas Sesar Lawanopo. (Antara)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan aktivitas sesar memicu gempa bumi di Konawe Selatan (Konsel) dan Kendari. Gempa tersebut terjadi pada Jumat siang, 2 Januari 2026, sekitar pukul 13.19 WITA.

Poin Penting:

  • Gempa magnitudo 1,6 mengguncang Konsel dan Kendari.

  • BMKG memastikan gempa akibat aktivitas sesar Kendari Central.

  • Perkuat sistem pemantauan gempa.

Kepala BBMKG Wilayah IV, Irwan Slamet, menyebut gempa mengguncang wilayah Ranomeeto, Konawe Selatan. Menurutnya, gempa tergolong gempa bumi tektonik dangkal dan kekuatannya relatif kecil.

BMKG mencatat gempa berkekuatan magnitudo 1,6. Meski kecil, sebagaian masyarakan tetap merasakan getaran. Episenter gempa berada pada koordinat 4,05 Lintang Selatan dan 122,42 Bujur Timur. Lokasi tersebut berada di daratan dengan titik pusat gempa berjarak sekitar 41 kilometer timur laut Konawe Selatan.

Baca juga: Gempa 3.5 M Guncang Pesisir Barat Lampung

BMKG juga mencatat kedalaman hiposenter mencapai tujuh kilometer. Dengan kedalaman tersebut, gempa tergolong dangkal dan getaran terasa di sekitar lokasi.

Irwan menjelaskan pemicu gempa aktivitas Sesar Kendari Central. Sesar tersebut memang aktif dan berpotensi memicu gempa kecil.

Oleh karena itu, BMKG meminta masyarakat tetap waspada. Berdasarkan peta guncangan BMKG, intensitas gempa mencapai II MMI. Beberapa orang akan merasakan getaran. Selain itu, benda ringan yang tergantung terlihat bergoyang.

Warga Ranomeeto menjadi kelompok yang paling merasakan guncangan. Namun, kondisi berlangsung singkat sehingga kepanikan tidak meluas.

Tidak Ada Korban Jiwa

BMKG menegaskan belum menerima laporan kerusakan bangunan dan tidak ada korban jiwa. Situasi wilayah tetap aman dan terkendali.

Hingga pukul 14.35 WITA, BMKG belum mendeteksi gempa susulan. BMKG terus memonitor secara real time dan meminta masyarakat tetap tenang.

Irwan juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya informasi tidak resmi. Menurutnya, hoaks sering muncul setelah gempa. Karena itu, warga harus selektif.

BMKG meminta masyarakat hanya mengakses kanal komunikasi resmi. Informasi valid tersedia melalui website dan media sosial BMKG. Selain itu, media massa tepercaya juga menjadi rujukan.

Gempa kecil seperti ini sering terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara. Sebab, kawasan tersebut memang berada pada zona sesar aktif. Karena itu, edukasi kebencanaan tetap penting.

BMKG terus memperkuat sistem pemantauan gempa. Selain itu, sosialisasi mitigasi terus digencarkan. Langkah itu bertujuan mengurangi risiko kepanikan.

Dengan kesiapsiagaan yang baik, dapat menekan dampak gempa. Masyarakat juga untuk memahami karakter gempa lokal. Karena itu, sangat membutuhkan respons yang tepat.

Tags: BMKGGempa Bumi Terkinigempa Kendarigempa Konawe Selatangempa Sultrasesar Kendari Central
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi MBG

Pemerintah Akselerasi Program MBG di Pesantren

byDelima Napitupulu
02/04/2026

Jakarta (lampost.co)--Pemerintah terus memacu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencapai target ambisius 82,9 juta penerima hingga akhir tahun...

Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay saat meninjau fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan GIZI (SPPG) 03 Rajabasa. Bandarlampung

Polresta Hadirkan Dapur MBG Ketiga di Rajabasa

byDelima Napitupulu
02/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Polresta Bandar Lampung terus memperkuat dukungannya terhadap program strategis nasional. Terbaru, korps bhayangkara ini meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Ilustrasi makan bergizi gratis. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona.

Pemerintah Putuskan MBG Hanya pada Hari Sekolah

byDelima Napitupulu
02/04/2026

Jakarta (lampost.co)--Pemerintah resmi melakukan penyesuaian skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan evaluasi lintas kementerian dan lembaga, penyaluran makanan...

Berita Terbaru

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif
Lampung

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif

byRicky Marly
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rencana penutupan akses di Jalan RA Basyid, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mulai berdampak pada...

Read moreDetails
​Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay menyampaikan ekspos kasus kriminal. Dok Polresta

Modus Tawarkan Pijat, Pelaku Curanmor di Bengkel Langkapura Diringkus

02/04/2026
Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Dua Pelaku Curanmor Terancam Pidana 9 Tahun Penjara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Komplotan Curanmor Asal Lampung Tengah Sudah Gasak Motor di 11 Lokasi

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.