IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 04:48
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lamban Pilkada

Pilkada via DPRD bukan Solusi Ongkos Politik Mahal

Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, menilai usulan pemilihan kepala daerah oleh DPRD tidak masuk akal.

Triyadi IsworoMedia IndonesiabyTriyadi IsworoandMedia Indonesia
03/01/26 - 15:15
in Lamban Pilkada, Lampung Memilih, Pemilu, Politik
A A
Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus. Dok. Antara

Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus. Dok. Antara

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) – Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, menilai usulan pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh DPRD tidak masuk akal. Terlebih jika alasan yang tersampaikan hanya karena mahalnya ongkos politik.

“Alasan utama yang tersampaikan ke publik oleh para pengusung ini kan soal biaya pilkada dan praktek politik uang pada masyarakat. Menurut saya alasan-alasan itu menunjukkan kurangnya kemauan berpikir dan ketidakmampuan melakukan self critic.” kata Deddy mengutip Media Indonesia, Sabtu, 3 Januari 2026.

Kemudian menurut Deddy, apabila yang jadi persoalan adalah besarnya biaya yang harus tertanggung negara dalam penyelenggaraan pilkada. Terdapat berbagai alternatif untuk menekan anggaran tanpa harus mengubah mekanisme pemilihan langsung.

“Misalnya menggabungkan pilkada dengan pemilihan DPRD seperti putusan MK (pemisahan pemilu nasional dengan daerah). Atau, menyatukan pilkada dengan Pilpres (pemisahan pemilu legislatif dengan eksekutif termasuk pilkada). Prinsipnya, pilkada tertumpangkan dengan pemilu lainnya,” katanya.

Kemudian Politikus PDIP itu mengingatkan, hulu dari biaya paslon yang tinggi dalam pilkada itu mulai dari partai politik sendiri. Adanya kebiasaan mahar politik hingga kegagalan parpol melakukan kaderisasi internal. Dan rekrutmen calon kepala daerah mendorong budaya politik uang di lapangan.

Amanat Reformasi

Lalu Deddy juga mengingatkan, Pilkada langsung adalah amanat reformasi yang tidak bisa asal diubah.

“Harus kita ingat bahwa pemilihan langsung itu adalah buah dari reformasi. Dan praktek pemilihan kepala daerah secara langsung itu banyak sekali menghasilkan pemimpin-pemimpin tingkat nasional. Terlebih dengan berbagai inovasi dan inisiatif yang hebat. Apakah semua itu mau terabaikan dengan pemilihan kepala daerah yang disetir oleh para oligarki yang memegang kekuasaan hari-hari ini?,” tegasnya.

Kemudian Deddy meyakini, usulan Pilkada tidak langsung atau via DPRD akan terjadi penolakan dari rakyat. Seperti layaknya usulan revisi UU Pilkada yang sempat menuai demo besar.

“Saya yakin bahwa gagasan ini akan ditolak oleh rakyat Indonesia. Sebagaimana rencana revisi UU Pilkada yang begitu massif penolakannya dengan gerakan darurat garuda biru kemarin. Banyak analisis yang mengatakan bahwa upaya perampasan hak rakyat untuk memilih kepala daerah. Ini adalah bagian dari konspirasi dan persekongkolan elite nasional,” ujarnya.

 

Tags: Anggota Komisi II DPR RIBahlil Lahadalia.BSNPGBudi PrasetyoDeddy SitorusGERINDRAGOLKARIrma Mayang SariJuru Bicara KPKKomisi Pemberantasan KorupsiKPKMiriam BudiardjoPDI PerjuanganPemilihan Kepala DaerahPemilihan UmumPEMILUPILKADAPilkada lewat DPRDpilkada oleh DPRDPilkada via DPRDPOLITIKPolitik TransaksionalRapimnas Partai Golkar 2025sistem pengawasanWakil Bendahara Badan Saksi Nasional Partai Golkar
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Bawaslu Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi bertajuk Penguatan Kapasitas SDM Bawaslu Kabupaten/Kota se-Lampung yang dihadiri Ketua, Anggota, Sekretaris KPU Provinsi Lampung, serta jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Dok Bawaslu

Sinergi KPU – Bawaslu Lampung Tingkatkan Kualitas Pemilu

byNurand1 others
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung terus melakukan sinergi. Sinergi...

Bawaslu Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi bertajuk Penguatan Kapasitas SDM Bawaslu Kabupaten/Kota se-Lampung yang dihadiri Ketua, Anggota, Sekretaris KPU Provinsi Lampung, serta jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Dok Bawaslu

Penguatan Kapasitas SDM Aspek Penting Kelembagaan

byNurand1 others
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung melakukan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Ini menjadi aspek...

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P Panggar. Dok/Lampost.co

Bawaslu Lampung Perkuat Sinergi Demi Pemilu Transparan dan Berintegritas

byNurand1 others
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)  Lampung melakukan penguatan Kapasitas SDM Bawaslu kabupaten/kota se Provinsi Lampung. “Kegiatan...

Berita Terbaru

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif
Lampung

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif

byRicky Marly
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rencana penutupan akses di Jalan RA Basyid, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mulai berdampak pada...

Read moreDetails
​Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay menyampaikan ekspos kasus kriminal. Dok Polresta

Modus Tawarkan Pijat, Pelaku Curanmor di Bengkel Langkapura Diringkus

02/04/2026
Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Dua Pelaku Curanmor Terancam Pidana 9 Tahun Penjara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Komplotan Curanmor Asal Lampung Tengah Sudah Gasak Motor di 11 Lokasi

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.