• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 12/01/2026 16:59
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

OJK Ingatkan Konflik AS–Venezuela Bahayakan Ekonomi Indonesia

EffranbyEffran
12/01/26 - 09:35
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro untuk pertama kalinya menghadapi proses hukum di Amerika Serikat setelah digulingkan dari kekuasaan. Pada Senin, 5 Januari 2026 waktu AS

Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro untuk pertama kalinya menghadapi proses hukum di Amerika Serikat setelah digulingkan dari kekuasaan. Pada Senin, 5 Januari 2026 waktu AS

Jakarta (Lampost.co) — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyoroti potensi risiko dari konflik Amerika Serikat (AS) dan Venezuela. Ia menilai konflik tersebut dapat menjadi bom waktu bagi perekonomian dan sektor jasa keuangan Indonesia.

Mahendra menyampaikan pelaku pasar dan industri jasa keuangan masih terus memantau perkembangan global. Fokus utama tertuju pada stabilitas politik dan dinamika pasar keuangan internasional. Namun, hingga kini Indonesia belum merasakan dampak langsung dari konflik tersebut.

Dampak Jangka Pendek Masih Terbatas

Mahendra menjelaskan konflik AS dan Venezuela belum memicu tekanan signifikan bagi Indonesia. Ia menilai produksi minyak dunia dan harga komoditas global masih relatif stabil.

Harga komoditas utama ekspor Indonesia juga belum menunjukkan gejolak berarti. “Kondisi itu membuat dampak jangka pendek terhadap ekonomi nasional masih terkendali,” kata Mahendra, dalam konferensi pers bulanan OJK secara virtual, beberapa waktu lalu.

Risiko Jangka Menengah dan Panjang Perlu Diwaspadai

Mahendra meminta semua pihak tetap waspada meski dampak awal terbilang minim. Ia menilai risiko jangka menengah dan panjang berpotensi meningkat.

Tensi geopolitik global sudah tinggi bahkan sebelum konflik AS dan Venezuela terjadi. Ketidakpastian politik global terus menekan stabilitas ekonomi dunia. Eskalasi konflik dapat memicu gangguan lanjutan pada pasar keuangan internasional.

Preseden Pelanggaran Kedaulatan Jadi Ancaman Baru

Mahendra menyoroti tren pelanggaran kedaulatan antarnegara yang kian sering terjadi. Ia menyebut beberapa konflik besar sebagai contoh nyata.

Konflik Rusia dan Ukraina, krisis Gaza, hingga ketegangan Venezuela menunjukkan pola yang mengkhawatirkan. Negara pelanggar kedaulatan kerap tidak menerima sanksi yang setimpal. Kondisi itu berpotensi menciptakan preseden buruk di kawasan lain, termasuk Asia.

OJK Minta Lembaga Keuangan Perketat Manajemen Risiko

Dia memastikan OJK terus memantau risiko global secara intensif. Ia meminta seluruh lembaga jasa keuangan meningkatkan kewaspadaan.

Ia menekankan pentingnya pemantauan risiko pasar, likuiditas, dan pembiayaan kredit. Langkah itu krusial untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. OJK juga mendorong pelaku industri menyiapkan mitigasi terhadap skenario terburuk.

Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi Tantangan Tambahan

Dia menambahkan tantangan global tidak hanya datang dari geopolitik. Sejumlah lembaga internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia 2026 berada di bawah 3 persen.

Proyeksi tersebut menjadi level terendah sejak pandemi covid-19. Perlambatan global berpotensi memperbesar tekanan terhadap pasar keuangan negara berkembang. Kombinasi konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi global perlu diantisipasi sejak dini.

Tags: dampak geopolitik globalkonflik AS VenezuelaMahendra Siregar OJKOJK terbarupasar keuangan globalpertumbuhan ekonomi dunia 2026risiko ekonomi Indonesiastabilitas sektor keuangan
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Penipuan di internet. Ilustrasi/Freepik

Kerugian Warga Akibat Scam Tembus Rp9 Triliun dalam Setahun, ini Modus Terbanyak

byEffran
12/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Gelombang penipuan keuangan di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan laporan scam sepanjang 2025. Data...

Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK Bersih-Bersih Pinjol Ilegal: 2.263 Aplikasi Ditutup Sepanjang 2025

byEffran
12/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggencarkan perang melawan pinjaman online (pinjol) ilegal. OJK menghentikan ribuan entitas keuangan ilegal...

Harga emas batangan Antam hari ini, Senin. Dok MI

Harga Emas Antam 12 Januari 2026 Naik Signifikan 

byEffran
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Senin, 12 Januari 2026....

Berita Terbaru

Pengelolaan Keuangan Daerah yang Berintegritas Jadi Kunci Kemajuan Lampung
Lampung

Pengelolaan Keuangan Daerah yang Berintegritas Jadi Kunci Kemajuan Lampung

byRicky Marlyand1 others
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemprov Lampung didorong untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Upaya tersebut...

Read moreDetails
Jadwal Super League Hari Ini, Ada Laga Persija vs Bhayangkara FC, Tanding Pukul 19.30 WIB, Live di Indosiar

Persis Bungkam Tuan Rumah Semen Padang 3-2

12/01/2026
aksi beckham putra

Klasemen Super League Langsung Berubah Usai Persib Tekuk Persija

12/01/2026
08OLAHRAGA-FA1 (foto pendamping HL)-12JAN

Menang 1-0, Maung Bandung Juara Paruh Musim

12/01/2026
OPD Diminta Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

OPD Diminta Percepat Proses Pengadaan Barang dan Jasa

12/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.