Bandar Lampung (Lampost.co) — Vivo kembali meramaikan pasar smartphone Tiongkok dengan meluncurkan Vivo Y500i, ponsel anyar yang langsung mencuri perhatian berkat baterai jumbo 7.200 mAh. Kehadiran perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan daya tahan ekstra untuk aktivitas harian. Mulai dari komunikasi, hiburan, hingga produktivitas ringan tanpa harus sering mencari colokan listrik.
Sejak diumumkan, Vivo Y500i diposisikan sebagai pilihan menarik di segmen entry-level hingga menengah bawah. Strategi ini sejalan dengan tren konsumen yang kini lebih memprioritaskan ketahanan baterai, efisiensi daya, dan kenyamanan penggunaan. Ini lebih penting dibanding sekadar spesifikasi tinggi. Mengutip laporan Gizmochina, Vivo juga membawa sejumlah pembaruan penting dibanding generasi sebelumnya. Terutama pada sektor daya dan optimalisasi sistem.
Baterai 7.200 mAh Jadi Daya Tarik Utama
Keunggulan paling menonjol dari Vivo Y500i terletak pada kapasitas baterainya yang mencapai 7.200 mAh. Angka ini tergolong besar untuk kelasnya. Dengan daya sebesar ini, ponsel diklaim mampu bertahan seharian penuh. Bahkan saat digunakan untuk aktivitas cukup intensif, seperti menonton video streaming, bermain gim ringan, hingga bekerja secara mobile.
Tak hanya mengandalkan kapasitas, Vivo turut menyematkan teknologi manajemen daya agar konsumsi energi tetap efisien. Kombinasi ini membuat Vivo Y500i relevan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Terutama mereka yang kerap beraktivitas di luar ruangan atau memiliki akses terbatas ke sumber listrik.
Kamera Sederhana, Fungsional untuk Harian
Di sektor fotografi, Vivo Y500i mengusung kamera belakang tunggal 50 MP (f/1.8). Meski tampilan modul kameranya terkesan ganda, secara fungsional hanya satu sensor utama yang digunakan. Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, tersedia kamera depan 5 MP (f/2.2) yang ditempatkan pada punch-hole di layar.
Konfigurasi kamera ini memang tidak ditujukan untuk fotografi profesional. Namun, cukup mumpuni untuk dokumentasi harian, unggahan media sosial, hingga kebutuhan komunikasi visual.
Performa Harian dan Layar Lega
Vivo Y500i dibekali chipset yang dirancang untuk menjaga performa tetap responsif dalam penggunaan sehari-hari. Seperti browsing, media sosial, dan aplikasi produktivitas ringan. Ponsel ini juga hadir dengan layar berukuran lega yang nyaman untuk konsumsi konten multimedia dan gim kasual.
Dari sisi perangkat lunak, Vivo Y500i menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16. Ini menghadirkan antarmuka yang relatif ringan, intuitif, dan hemat daya. Kombinasi hardware dan software tersebut membuat pengalaman penggunaan terasa stabil. Ini selaras dengan fokus utama perangkat pada efisiensi dan daya tahan.
Desain Modern dan Fitur Penunjang
Meski membawa baterai besar, Vivo Y500i tetap tampil dengan desain modern dan bodi yang nyaman digenggam. Bobotnya diklaim seimbang, dengan penempatan sensor sidik jari yang ergonomis. Fitur pendukung lain juga tergolong lengkap. Mulai dari WiFi dual-band, Bluetooth 4.2, GPS, USB-C, inframerah, hingga jack audio 3,5 mm yang masih dipertahankan.
Harga dan Varian Vivo Y500i
Di pasar Tiongkok, Vivo Y500i hadir dalam tiga pilihan warna: Galaxy Silver, Obsidian Black, dan Phoenix Gold. Berikut rincian harganya:
-
8/128 GB: CNY 1.499 (sekitar Rp3,6 juta)
-
8/256 GB: CNY 1.799 (sekitar Rp4,3 juta)
-
8/512 GB: CNY 1.999 (sekitar Rp4,8 juta)
-
12/256 GB: CNY 1.999 (sekitar Rp4,8 juta)
-
12/512 GB: CNY 2.199 (sekitar Rp5,3 juta)
Perbedaan harga antarvarian dinilai wajar, mengingat kapasitas memori dan RAM yang ditawarkan. Apalagi, Vivo kerap menghadirkan promo khusus pada masa awal penjualan, sehingga konsumen memiliki fleksibilitas memilih konfigurasi sesuai kebutuhan dan anggaran.
Dengan baterai besar, sistem terbaru, dan harga kompetitif, Vivo Y500i berpotensi menjadi salah satu opsi menarik bagi pengguna yang mencari smartphone tahan lama untuk pemakaian harian tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.








