Bandar Lampung (Lampost.co) — Perusahaan taksi listrik Green SM Indonesia bersiap memperluas jangkauan layanannya ke Provinsi Lampung.
Kota Bandar Lampung diproyeksikan menjadi lokasi perdana peluncuran Green SM di Pulau Sumatera sekaligus kota keempat secara nasional.
Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan berbagai persiapan. Terutama terkait riset tarif dan pemenuhan aspek legalitas operasional.
“Untuk saat ini kami masih fokus pada riset tarif di Lampung dan proses pendaftaran serta kelengkapan legalitas taksi Green SM di Bandar Lampung,” ujar Deny.
Ia menyebutkan, hingga kini layanan Green SM belum beroperasi di Lampung. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, peluncuran mereka targetkan berlangsung pada Ramadan mendatang.
“Bandar Lampung berpotensi menjadi kota pertama di Sumatera yang menghadirkan layanan Green SM,” katanya.
Kondisi Ekonomi Daerah
Terkait tarif, Deny menjelaskan besaran harga layanan nantinya akan disesuaikan dengan kondisi ekonomi daerah serta tingkat persaingan di masing-masing kota.
Oleh karena itu, tarif di Lampung kemungkinan berbeda dengan kota lain yang telah lebih dulu mengoperasikan taksi listrik tersebut.
Pada tahap awal, Green SM menyiapkan sebanyak 400 unit armada yang akan difokuskan untuk melayani wilayah Bandar Lampung. Seiring meningkatnya permintaan, jumlah armada berpeluang untuk mereka tambah.
Selain kesiapan armada, aspek rekrutmen pengemudi juga menjadi perhatian. Menindaklanjuti arahan Gubernur Lampung, Green SM akan membuka peluang lebih besar bagi pengemudi perempuan dengan target komposisi mencapai 30 persen dari total driver.
Dari sisi kesejahteraan, Deny mengungkapkan pendapatan pengemudi cukup kompetitif. Rata-rata driver berpenghasilan sekitar Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan.
Namun bagi pengemudi yang aktif dan konsisten, penghasilan dapat meningkat hingga Rp11 juta sampai Rp12 juta per bulan.
“Kami berharap kehadiran Green SM di Lampung tidak hanya mendukung transportasi ramah lingkungan. Tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.








