IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 10:49
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Hak Anak Indonesia di Persimpangan, Ancaman Digital dan Krisis Iklim Makin Nyata

Studi Save the Children Indonesia tahun 2025 mencatat hampir 40 persen siswa SMP menghabiskan waktu layar 3 hingga 6 jam per hari. Puncak penggunaan gawai terjadi pada malam hari.

EffranbyEffran
14/01/26 - 15:54
in Humaniora
A A
Diskusi Media Save The Children, Rabu, 14 Januari 2026. Dok

Diskusi Media Save The Children, Rabu, 14 Januari 2026. Dok

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Anak Indonesia memasuki 2026 memiliki tantangan yang semakin kompleks. Dunia digital dan krisis iklim kini sama-sama menekan pemenuhan hak dasar anak.

Save the Children Indonesia memaparkan temuan tersebut dalam diskusi di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026. Organisasi itu menilai anak hidup dalam krisis ganda yang saling berkaitan.

Studi Save the Children Indonesia tahun 2025 mencatat hampir 40 persen siswa SMP menghabiskan waktu layar 3 hingga 6 jam per hari. Puncak penggunaan gawai terjadi pada malam hari.

Anak perempuan tercatat menggunakan gawai lebih lama daripada anak laki-laki. Fakta itu menunjukkan ruang digital menjadi bagian utama kehidupan anak.

Sementara larangan ponsel di sekolah belum sepenuhnya efektif. Banyak anak tetap berupaya mengakses gawai selama jam belajar.

Penelitian juga menemukan paradoks literasi digital. Pemahaman risiko digital tidak selalu berbanding lurus dengan kesehatan mental anak.

Semakin tinggi kecanduan digital, kondisi mental anak justru semakin menurun. Anak memahami bahaya siber, tetapi belum mampu merespons dengan aman.

Risiko yang mereka kenali meliputi perundungan daring, pencurian data, peretasan, dan penipuan digital. Keterampilan menghadapi ancaman tersebut masih terbatas.

Pendekatan Menyeluruh

CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, menegaskan perlunya pendekatan menyeluruh. Anak membutuhkan kompetensi digital, pendampingan orang tua, dan dukungan kesehatan mental.

Di luar ruang digital, krisis iklim juga memperburuk kondisi anak. Laporan VNR SDGs 2025 menunjukkan dampak iklim menggerus hak pangan dan kesehatan anak.

“Krisis iklim juga menekan pendapatan keluarga dan meningkatkan risiko perlindungan anak. Situasi itu makin terasa saat terjadi bencana,” kata Dessy.

Selain itu, kajian bersama Save the Children dan Humanitarian Forum Indonesia mencatat masalah serius di lokasi pengungsian. Mulai dari akses air bersih dan layanan kesehatan belum merata.

Lalu fasilitas kesehatan sering tidak berfungsi optimal serta kebutuhan balita, ibu hamil, dan ibu menyusui kerap terabaikan.

Menghadapi kondisi tersebut, Save the Children mendorong perlindungan anak yang terintegrasi. Pendekatan itu harus mencakup aspek digital dan iklim.

Untuk itu, organisasi tersebut menyoroti penguatan keamanan digital anak sebagai prioritas memasuki 2026. Peran guru, orang tua, dan anak dinilai sangat penting.

“Literasi adaptasi krisis iklim juga perlu ada penguatan sejak dini. Anak harus terlibat dalam aksi iklim yang bermakna,” ujar dia.

Save the Children juga menekankan pemenuhan hak anak pascabencana dengan berfokus pada wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dia menilai investasi terbesar Indonesia terletak pada perlindungan anak. “Anak yang aman dan tangguh menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” kata dia.

Tags: hak anak IndonesiaKesehatan Mental Anakkrisis digital anakkrisis iklim dan anakliterasi digital anakperlindungan anak 2026Save the Children Indonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi MBG

Pemerintah Akselerasi Program MBG di Pesantren

byDelima Napitupulu
02/04/2026

Jakarta (lampost.co)--Pemerintah terus memacu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencapai target ambisius 82,9 juta penerima hingga akhir tahun...

Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay saat meninjau fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan GIZI (SPPG) 03 Rajabasa. Bandarlampung

Polresta Hadirkan Dapur MBG Ketiga di Rajabasa

byDelima Napitupulu
02/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Polresta Bandar Lampung terus memperkuat dukungannya terhadap program strategis nasional. Terbaru, korps bhayangkara ini meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Ilustrasi makan bergizi gratis. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona.

Pemerintah Putuskan MBG Hanya pada Hari Sekolah

byDelima Napitupulu
02/04/2026

Jakarta (lampost.co)--Pemerintah resmi melakukan penyesuaian skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan evaluasi lintas kementerian dan lembaga, penyaluran makanan...

Berita Terbaru

scream 8
Hiburan

Scream 8 Resmi Digarap: Penulis Poker Face Siap Bawa Teror Ghostface Lebih Mencekam

byNana Hasan
03/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Kesuksesan besar film Scream 7 di awal tahun ini resmi memberikan lampu hijau bagi kelanjutan sekuelnya. Kini,...

Read moreDetails
Ilustrasi harga emas hari ini. Logam Mulia

Harga Emas Hari Ini 3 April 2026 Jeblok, Ini Rinciannya

03/04/2026
Film Pelangi di Mars

Film Pelangi di Mars Siap Tayang di Bioskop Eropa dan Amerika

03/04/2026
Ahmad Dhani

Ahmad Dhani Sindir Once Mekel dan Melly Goeslaw di Instagram, Ada Apa ?

03/04/2026
Dude Harlino dan Alyssa Soebandono

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Kasus Penipuan Investasi DSI

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.