Bandar Lampung (lampost.co) – PT Hakaaston (HKA) selaku operator Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Bakauheni–Terbanggi Besar terus memperkuat perannya dalam mendukung Asta Cita Presiden. Penguatan itu melalui pengelolaan infrastruktur jalan tol yang aman dan berkelanjutan. Selain itu, jalan tol tersebut memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Sepanjang 2025, HKA Bakter tidak hanya menitikberatkan pengelolaan tol pada aspek operasional dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada penguatan sosial, stabilitas wilayah, perlindungan lingkungan, serta tata kelola yang baik sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Manager Public Affairs HKA Project Bakter, M. Alkautsar, mengatakan pengelolaan jalan tol modern harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bagi HKA, keberhasilan pengelolaan jalan tol tidak hanya diukur dari kinerja operasional. Selain itu, keberhasilan juga diukur dari sejauh mana infrastruktur ini memberi nilai tambah sosial dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Sebagai salah satu ruas tol strategis nasional di Pulau Sumatra, Tol Bakauheni–Terbanggi Besar memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas logistik, mobilitas masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi regional, khususnya di Provinsi Lampung. Karena itu, HKA Bakter menilai penerimaan sosial dan stabilitas lingkungan menjadi faktor penting. Dengan demikian, jalan tol benar-benar berfungsi sebagai katalis pembangunan wilayah.
Ketahanan Sosial
Dalam upaya memperkuat ketahanan sosial, HKA Bakter secara konsisten melaksanakan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sepanjang 2025, bantuan disalurkan kepada masyarakat di sekitar ruas tol, termasuk bagi wilayah yang terdampak bencana. Perusahaan juga memberikan dukungan layanan kemanusiaan melalui pengoperasian ambulans dan bantuan sosial lainnya.
Pada sektor pendidikan, HKA Bakter turut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Makan Bergizi Gratis dalam rangka Hari Pendidikan Nasional. Selain itu, ada bantuan seragam sekolah bagi siswa di Lampung Tengah dan Lampung Selatan. Juga terdapat edukasi keselamatan berlalu lintas dan sosialisasi layanan jalan tol.
Ketahanan Pangan
Selain itu, HKA Bakter berperan dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan desa. Bantuan alat berat untuk irigasi pertanian disalurkan ke Desa Kenyayan dan Desa Sidomulyo. Sementara itu, normalisasi saluran air dilakukan di Desa Tajimalela dan Desa Canggu untuk mengurangi risiko banjir. Dukungan pembangunan fasilitas desa juga diberikan guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal, HKA Bakter memfasilitasi pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT). Selain itu, pengembangan ekonomi kreatif dilakukan melalui pengolahan limbah botol plastik di Desa Panca Tunggal. Proses tersebut dilakukan dengan pendekatan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dari sisi keamanan, HKA Bakter memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Sebagai Objek Vital Nasional, pengelolaan Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar dilakukan dengan standar keamanan tinggi. Hal ini termasuk kesiapsiagaan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan tersebut, HKA Bakter optimistis dapat terus mendukung agenda pembangunan nasional melalui Asta Cita. Selain itu, perusahaan ingin memperkuat kepercayaan publik dan investor terhadap pengelolaan jalan tol yang profesional dan akuntabel.








