Jakarta (Lampost.co) – Melaney Ricardo menceritakan pengalaman mengerikan saat ia nyaris kehilangan nyawa akibat gaya hidup pesta yang liar. Melalui kanal YouTube Comic 8 Revolution, presenter kondang ini mengungkap masa lalunya yang sangat kelam dan penuh risiko.
Poin Penting
- Melaney Ricardo pernah mengalami overdosis atau kondisi kritis akibat pesta berlebihan saat masa kuliah.
- Ia merasakan pengalaman spiritual di mana rohnya seolah keluar dari tubuhnya saat kondisi memburuk.
- Kondisi fisiknya sangat parah hingga mulutnya mengeluarkan busa sebelum sampai di rumah sakit.
- Tangisan dan tatapan kecewa sang ayah menjadi motivasi utama Melaney untuk bertobat dan berubah total.
Masa Muda Melaney Ricardo Tanpa Batas
Dahulu, Melaney mengakui bahwa ia merupakan pribadi yang sangat ambisius dalam segala aspek kehidupan. Ia mengejar karier dengan sangat keras, namun ia juga berpesta dengan intensitas yang sama besarnya.
“Gue tuh selalu to the max apapun, karier to the max, termasuk party to the max,” ujar ibu dua anak ini.
Kejadian kritis tersebut menimpanya saat ia masih duduk di bangku kuliah. Meskipun teman-temannya sudah berhenti, Melaney justru terus melanjutkan aksinya hingga melampaui batas kewajaran.
“Jadi mungkin zaman-zaman gue kuliah ya party lucu-lucuan lah, tapi temen-temen gue akhirnya balik, gue bablas enggak mau pulang,” ucap perempuan 44 tahun ini.
Pengalaman Mistis dan Kondisi Kritis
Akibat konsumsi yang berlebihan, Melaney kemudian mengalami fenomena aneh yang sangat menakutkan bagi dirinya. Ia merasa jiwanya terlepas dari raga sehingga ia mulai merasa sangat panik.
“Intinya pokoknya gue sampai pernah memasuki masa di mana gue melihat roh gue tuh keluar dari badan gue. Enggak tahu gue parno, atau apa,” tutur Melaney.
Karena merasa nyawanya terancam, ia lantas meminta bantuan rekannya untuk melakukan tindakan fisik agar ia tetap sadar. Namun, kondisi fisiknya terus menurun drastis hingga ia harus segera dilarikan ke rumah sakit.
“Gue itu ke rumah sakit dalam kondisi mulut gue udah berbusa-busa,” paparnya.
Kesedihan Ayah Menjadi Titik Balik
Saat berada di unit gawat darurat, Melaney melihat ayahnya sedang menatapnya dengan raut wajah yang hancur. Tangisan sang ayah seketika menjadi tamparan batin yang jauh lebih sakit daripada rasa sakit fisiknya.
“At that time tuh gue ngeliat bokap gue tuh kayak berkaca-kaca, untuk orang seperti dia tuh nangis mungkin gue gagal nih anak gue begini,” ungkapnya.
Rasa penyesalan yang mendalam akhirnya membuat Melaney memutuskan untuk berhenti total dari gaya hidup merusak tersebut. Sejak saat itu, ia berjanji tidak akan pernah mengulangi kesalahan yang hampir merenggut nyawanya itu lagi.








