Bandar Lampung (Lampost.co) — Memasuki awal tahun 2026, raksasa teknologi Xiaomi secara resmi mengumumkan peta jalan pembaruan sistem operasi terbaru mereka, HyperOS 3.1. Namun, kabar kurang menyenangkan datang bagi pengguna perangkat generasi lama. Berbeda dengan versi 3.0 yang masih memberikan fleksibilitas. Kini HyperOS 3.1 secara eksklusif dibangun di atas arsitektur Android 16 yang menuntut spesifikasi perangkat keras lebih tinggi.
Keputusan ini menandai garis tegas antara perangkat modern dan model yang kini dikategorikan sebagai legacy. Fokus utama Xiaomi pada pembaruan kali ini adalah optimalisasi kecerdasan buatan (AI) secara native. Selain itu ada fitur Live Updates yang memerlukan performa Neural Processing Unit (NPU) generasi terbaru. Akibatnya, sejumlah ponsel flagship dan menengah yang sangat populer di masanya dipastikan tidak akan menerima pembaruan sistem besar ini.
Alasan Teknis di Balik Penghentian Update
Berdasarkan laporan teknis Januari 2026, HyperOS 3.1 menggunakan logika animasi baru yang jauh lebih berat. Selain itu, sistem manajemen memori terintegrasi dengan kernel Android 16. Chipset seperti Snapdragon 8 Gen 1 atau seri Dimensity lama dinilai tidak lagi mampu memberikan pengalaman pengguna yang mulus. Ini tidak sesuai standar baru Xiaomi.
Daftar Perangkat yang Tidak Mendapatkan HyperOS 3.1
Berikut adalah daftar lengkap perangkat yang dipastikan berhenti di HyperOS 3.0 (Android 15) atau versi di bawahnya, dan tidak akan mencicipi fitur-fitur HyperOS 3.1:
Lini Utama Xiaomi (Flagship & Premium)
- Xiaomi 12 / 12 Pro / 12S / 12S Pro / 12S Ultra
- Xiaomi 12T / 12T Pro
- Xiaomi MIX FOLD 2
- Xiaomi Pad 6 Max 14
- Xiaomi Civi 2 / Civi 3
- Xiaomi 13 Lite
Redmi (Mid-Range & Budget)
- Redmi K60 / K60 Pro
- Redmi K50 Ultra
- Redmi Note 12 Turbo / Note 12T Pro
- Redmi Note 13 5G / Note 13R Pro
- Redmi 13C (Semua varian)
- Redmi Note 13 4G (Berhenti di HyperOS 2.0/Android 14)
Lini POCO (Performance Series)
- POCO F5 / F5 Pro
- POCO M6 Pro
- POCO X6 Neo
- POCO C65
Nasib Perangkat Setelah Penghentian Update
Meskipun tidak lagi menerima pembaruan antarmuka atau fitur baru dari HyperOS 3.1, Xiaomi menegaskan bahwa kebijakan keamanan tidak serta merta berhenti. Perangkat-perangkat di atas umumnya masih akan menerima patch keamanan bulanan atau triwulanan sesuai dengan kebijakan siklus hidup produk masing-masing.
Bagi pengguna yang ingin menikmati fitur Super Island terbaru dan integrasi mendalam dengan ekosistem smart home 2026, kemampuan AI generatif di dalam sistem wajib. Untuk itu, upgrade ke perangkat generasi Xiaomi 15 series atau yang lebih baru menjadi satu-satunya pilihan resmi yang tersedia saat ini.
Sebaiknya pengguna untuk selalu melakukan pengecekan berkala melalui menu Pengaturan di perangkat masing-masing. Dengan begitu, mereka dapat memastikan versi sistem keamanan tetap mutakhir meskipun dukungan sistem operasi utama telah berakhir.








