Bandar Lampung (Lampost.co) — Memasuki akhir Januari 2026, antusiasme pencinta teknologi di Indonesia mulai memuncak. Hal ini menyusul munculnya berbagai bocoran resmi terkait Samsung Galaxy A57 5G. Ponsel yang diprediksi menjadi penguasa pasar kelas menengah (mid-range) tahun ini dikabarkan membawa peningkatan signifikan. Ada peningkatan baik dari segi desain, performa, hingga integrasi kecerdasan buatan atau Galaxy AI yang lebih mendalam.
Desain Revolusioner yang Lebih Tipis
Berdasarkan data sertifikasi TENAA yang beredar pekan ini, Samsung Galaxy A57 5G tampil dengan evolusi desain yang mencolok. Ponsel ini memiliki ketebalan hanya 6,9 mm, menjadikannya jauh lebih ramping dibandingkan pendahulunya, Galaxy A56. Meski lebih tipis, Samsung tetap mempertahankan material premium berupa kaca Gorilla Glass Victus+ pada bagian belakang. Selain itu, ponsel ini tetap memakai bingkai aluminium yang kokoh.
Layar utamanya menggunakan panel Flexible Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz. Peningkatan paling terasa ada pada tingkat kecerahan puncak (peak brightness) yang mencapai 1.900 nits. Oleh karena itu, layar tetap terbaca sempurna meski di bawah terik matahari langsung.
Performa Exynos 1680 dan Kekuatan GPU AMD
Sektor dapur pacu menjadi sorotan utama. Samsung Galaxy A57 5G dipastikan akan memulai debutnya dengan chipset terbaru, Exynos 1680 berarsitektur 4nm. Chipset ini dibekali GPU Xclipse 550 berbasis teknologi AMD RDNA. Selain itu, chipset tersebut diklaim memberikan peningkatan performa grafis hingga dua kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya. Hal ini menjadikan Galaxy A57 sebagai perangkat mid-range yang sangat mumpuni untuk gaming berat. Selain itu, perangkat ini juga unggul untuk multitasking intensif.
Untuk mendukung performa tersebut, Samsung menyediakan opsi RAM hingga 12GB LPDDR5X dan penyimpanan internal UFS 4.0 hingga 512GB. Sistem operasinya akan menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5. Antarmuka itu sudah dioptimalkan untuk berbagai fitur Galaxy AI seperti Live Translate, Note Assist, dan fitur editing foto berbasis AI yang lebih presisi.
Kamera 50MP dengan Sensor High-End
Di sektor fotografi, Samsung masih mengandalkan konfigurasi triple camera. Kamera utama 50MP menggunakan sensor Sony IMX906 dengan fitur Optical Image Stabilization (OIS) yang ditingkatkan. Kamera ini didampingi oleh lensa ultrawide 13MP dan lensa makro 5MP. Sementara itu, untuk kebutuhan selfie, terdapat kamera depan 32MP yang kini mampu merekam video hingga resolusi 4K pada 60fps.
Baterai Besar dan Pengisian Kilat 45W
Meskipun memiliki bodi yang sangat tipis, Samsung tidak memangkas kapasitas baterainya. Galaxy A57 5G tetap dibekali baterai 5.000 mAh. Berita terbaik bagi pengguna adalah dukungan pengisian daya cepat (Fast Charging) 45W yang kini menjadi standar di seri A5x. Dengan dukungan ini, pengisian daya dari 0 hingga 50 persen hanya memerlukan waktu sekitar 20 menit.
Estimasi Harga dan Tanggal Rilis di Indonesia
Samsung Galaxy A57 5G diperkirakan akan diperkenalkan secara global pada Februari 2026. Untuk pasar Indonesia, perangkat ini diprediksi mulai tersedia melalui masa pre-order pada akhir Maret hingga awal April 2026. Peluncuran ini berlangsung tepat sebelum momen Idulfitri.
Berikut adalah estimasi harga Samsung Galaxy A57 5G di Indonesia:
- Varian 8GB/256GB: Rp6.499.000 – Rp6.799.000
- Varian 12GB/256GB: Rp6.999.000 – Rp7.299.000
- Varian 12GB/512GB: Rp7.499.000 – Rp7.799.000
Sebagai nilai tambah, Samsung juga menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi (OS) dan keamanan hingga 7 tahun. Ini merupakan langkah yang biasanya hanya diberikan untuk lini flagship mereka.








