Pamekasan (Lampost.co)—Madura United harus puas berbagi satu poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh PSBS Biak pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Sabtu (31/1/2026) malam, Laskar Sape Kerrap gagal memutus tren negatif meski mendominasi jalannya pertandingan.
Hasil imbang 0-0 ini membuat posisi kedua tim di klasemen sementara tidak banyak berubah. Madura United tetap tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi 19 poin. Sedangkan PSBS Biak membuntuti di posisi ke-15 dengan 18 poin. Kedua tim kini masih berjuang keras untuk menjauh dari ancaman zona degradasi yang dihuni Persijap, Semen Padang, dan Persis Solo.
Dominasi tanpa Gol di Pamekasan
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Madura United langsung mengambil inisiatif serangan. Lulinha dan kawan-kawan terus menekan pertahanan Badai Pasifik—julukan PSBS Biak—yang tampil sangat disiplin. Peluang emas pertama tuan rumah datang pada menit ke-28 melalui skema tendangan bebas, namun bola sepakan Lulinha hanya membentur mistar gawang.
Baca juga: Bhayangkara FC Curi Poin Penuh di Kandang Malut United
PSBS Biak bukannya tanpa perlawanan. Melalui skema serangan balik cepat di masa injury time babak pertama (45+2), tim tamu nyaris membungkam publik Pamekasan. Namun, dewi fortuna masih memihak tuan rumah setelah bola hasil sepakan penyerang PSBS juga membentur tiang gawang Diky Indrayana.
Ketangguhan Pertahanan Badai Pasifik
Memasuki babak kedua, caretaker pelatih PSBS Biak, Kahudi Wahyu Widodo, melakukan perubahan strategi dengan memperkuat lini pertahanan. Masuknya beberapa pemain bertipe bertahan sukses meredam agresivitas Madura United yang memasukkan Iran Junior untuk menambah daya gedor.
Pada menit ke-67, Iran Junior hampir saja memecah kebuntuan. Melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, bola kembali membentur mistar gawang yang dikawal John Pigai. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor kacamata tetap bertahan.
Komentar Pelatih dan Evaluasi Tim
Seusai laga, Kahudi Wahyu Widodo mengaku bersyukur dengan raihan satu poin di markas lawan. Menurutnya, para pemain PSBS tampil konsisten menjalankan instruksi bertahan meskipun tim kehilangan tiga pemain inti, yakni Ruyery, Hassan, dan Heri Susanto karena cedera.
Di sisi lain, hasil ini memperpanjang catatan kurang memuaskan Madura United. Dalam empat laga terakhir, Laskar Sape Kerrap gagal meraih kemenangan setelah sebelumnya menelan kekalahan beruntun dari Persebaya, PSIM Yogyakarta, dan Persija Jakarta. Masalah penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih Madura United sebelum menghadapi pekan ke-20 mendatang.
Susunan Pemain:
Madura United: Diky Indrayana; Koko Ari, Kartika Vedhayanto, Pedro Monteiro, Taufik Hidayat; Kerim Palic, Jordy Wehrmann, Hanis Sagara; Lulinha, Brandao, Iran Junior.
PSBS Biak: John Pigai; Donni Monim, Viktor Gwijangge, Fabiano Beltrame, Barnabas Sobor; Jonata Machado, Nelson Alom, Williams Lugo; Beto Goncalves, Yanu Putra, Alexsandro.








