Bandar Lampung (Lampost.co) — Ayaneo resmi membuka era baru handheld gaming dengan merilis Pocket S Mini. Perangkat compact berbasis Android itu terancang khusus untuk penggemar gim retro dan pengalaman portabel berkualitas tinggi.
Konsol itu tampil sebagai versi lebih ringkas dari seri Pocket S. Namun, tetap menawarkan performa prima dan kontrol presisi, menjadikannya salah satu handheld retro paling menarik di awal 2026.
Layar 4:3 yang Otentik untuk Penggemar Gim Klasik
Pocket S Mini membawa layar 4,2 inci dengan rasio 4:3 dan resolusi 1280 × 960 piksel, sebuah format yang dulu jamak dipakai di konsol klasik. Rasio itu memastikan gim retro tampil proporsional tanpa distorsi atau pemangkasan gambar, sehingga visual terlihat autentik seperti versi aslinya.
Desain layar itu membuat perangkat ideal untuk bermain gim lawas dari era 8-bit hingga 16-bit yang sering kali dirancang untuk ukuran tersebut.
Performa Tangguh dengan Snapdragon G3x Gen 2
Dapur pacu Pocket S Mini bertenaga Qualcomm Snapdragon G3x Gen 2, platform gaming Android generasi terbaru yang dibangun pada fabrikasi 4 nm.
Chip itu berpadu dengan CPU octa-core Kryo dan Adreno A32 GPU, sehingga mendukung gim retro hingga judul modern ringan tanpa hambatan.
Perangkat itu tersedia dengan konfigurasi memori hingga 16 GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0 hingga 512 GB, memberikan ruang luas untuk koleksi gim favorit. Pocket S Mini juga memiliki sistem pendingin aktif bermodel ventilasi biomimetik yang menjaga suhu tetap stabil saat bermain intens.
Desain Premium dan Kontrol Presisi
Secara fisik, Ayaneo memperlihatkan craftsmanship kelas atas. Konsol menggunakan panel kaca kuat di depan dan rangka logam CNC, yang terasa kokoh namun tetap nyaman digenggam. Beratnya sekitar 305 gram dengan dimensi kompak membuatnya mudah dibawa saat bepergian.
Untuk kontrol, Pocket S Mini memiliki joystick RGB Hall-effect, trigger Hall-effect linear, tombol ABXY dengan tekstur kristal, serta D-pad berbasis karet konduktif.
Semua kontrol itu memberikan umpan balik yang akurat dan responsif, sangat cocok untuk gim platformer, aksi, dan petualangan.
Baterai Besar, Fitur Modern, dan Konektivitas Lengkap
Handheld itu menanamkan baterai berkapasitas 6000 mAh yang menjanjikan waktu bermain panjang sebelum perlu mengisi ulang. Pocket S Mini juga mendukung PD fast charging, sehingga waktu isi daya bisa dipersingkat.
Di sektor konektivitas, tersedia port USB-C 3.2 Gen 2 dengan dukungan DisplayPort 1.4, slot microSD untuk ekspansi penyimpanan, Bluetooth 5.3, serta Wi-Fi cepat. Konsol itu juga menghadirkan pemindai sidik jari di tombol daya untuk keamanan lebih cepat dan nyaman.
Sistem Android dan Ekosistem Perangkat Lunak
Pocket S Mini menjalankan Android 14 langsung dari pabrik dengan ekosistem perangkat lunak khusus Ayaneo.
Software pendukung seperti AyaSpace membantu mengelola perpustakaan gim, AyaHome menawarkan personalisasi antarmuka. Lalu AyaSetting menyediakan pengaturan performa dan terjemahan real-time di dalam gim.
Pendekatan itu membuat pengalaman retro gaming makin intuitif dan menyenangkan. Terutama bagi pengguna yang memainkan berbagai judul klasik sekaligus game Android modern.
Harga, Varian, dan Ketersediaan
Ayaneo menawarkan Pocket S Mini dalam tiga pilihan warna menarik, yaitu Ice Soul White, Obsidian Black, dan Retro Power. Harga early bird mulai dari USD 319 (sekitar Rp5,1 juta) untuk varian 8 GB + 128 GB.
Model tertinggi dengan 16 GB RAM dan 512 GB penyimpanan khusus edisi Retro Power dibanderol hingga sekitar USD 479 (sekitar Rp7,7 juta). Perangkat itu tersedia untuk pre-order melalui situs resmi Ayaneo.








