Bandar Lampung (Lampost.co): Pengelola Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) Sukarame 04, Hersanti, menjelaskan alasan penghentian sementara distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 1 Way Dadi. Ia menegaskan pengelola tidak menghentikan program secara permanen, melainkan menjalankan pemerataan dan pengalihan wilayah distribusi.
“Program tetap berjalan. Kami melakukan pemerataan. Dapur kami sebelumnya melayani sekolah tersebut, lalu kami mengalihkan distribusi ke dapur atau satuan pelayanan yang baru,” ujar Hersanti, Rabu, 11 Februari 2026.
Hersanti menyampaikan timnya menjalankan proses peralihan sesuai regulasi. Dapur baru akan melanjutkan distribusi sepenuhnya setelah tim menyelesaikan seluruh administrasi.
“Terkait waktu, kami menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) dan izin dari satuan pusat sebelum menandatangani nota kesepahaman atau MoU,” jelasnya.
Ia juga menanggapi keluhan pihak sekolah yang merasa pemutusan berlangsung mendadak. Hersanti membantah anggapan tersebut dan menegaskan timnya telah melakukan sosialisasi kepada kepala sekolah.
“Kami sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan mereka menerima proses ini selama distribusi tetap berjalan. Dapur baru kami jadwalkan mulai beroperasi pada pertengahan Februari,” paparnya.
Di wilayah Sukarame, pengelola mengalihkan distribusi untuk dua sekolah, yakni SDN 1 Way Dadi dan SDN 1 Harapan Jaya.








