Bandar Lampung (Lampost.co): Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memetakan kesiapan infrastruktur dan titik pelayanan di Kota Bandar Lampung. Tim asistensi turun langsung ke lapangan untuk memastikan kelancaran Operasi Ketupat, Rabu, 11 Februari 2026.
Ketua Tim Asistensi Korlantas Polri, Kombes Pol Yong Ferydjon, memimpin peninjauan di sejumlah titik vital. Adapun salah satunya di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatra. Tim memusatkan perhatian pada Jalan Soekarno-Hatta, mulai dari depan SMA Negeri 5 Bandar Lampung hingga kawasan Rumah Makan Begadang V.
Kombes Pol Yong Ferydjon menyampaikan survei ini menjadi langkah proaktif bersama Jasa Raharja dan Dinas PUPR Pusat untuk menentukan lokasi check point strategis.
“Kami meninjau lokasi yang akan menjadi pos pelayanan terpadu. Kami ingin menyediakan fasilitas istirahat yang layak, khususnya bagi pemudik roda dua yang menempuh perjalanan jauh,” ujarnya.
Tim merencanakan pemanfaatan pelataran parkir RM Begadang V sebagai pos pelayanan terpadu. Lokasi tersebut memiliki posisi strategis untuk membantu pengendara memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan melintasi wilayah Lampung.
Petugas akan menyediakan area istirahat yang nyaman, pos pemeriksaan kesehatan gratis, logistik ringan berupa makanan dan minuman, serta layanan informasi arus lalu lintas.
Korlantas tidak menentukan titik posko secara sepihak. Sebelumnya, jajaran menggelar rapat koordinasi bersama lima pilar keselamatan lalu lintas di Mapolresta Bandar Lampung untuk menyelaraskan data kerawanan kecelakaan dan potensi kemacetan.
“Setelah koordinasi dengan para pemangku kepentingan, kami langsung mengecek kondisi fisik lokasi. Kami ingin menghadirkan arus mudik dan balik yang aman, lancar, serta minim kendala,” tambahnya.
Korlantas berharap langkah ini memperkuat kesiapan Polda Lampung dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalani mudik Lebaran 2026 dengan aman dan nyaman.








