Bandar Lampung (Lampost.co) — Polresta Bandar Lampung meminta para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan. Apalagi terhadap aktivitas anak-anak mereka selama bulan suci Ramadan 2026M/1447H.
Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kenakalan remaja yang kerap meningkat pada malam hari hingga waktu subuh.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay menegaskan bahwa momentum Ramadan sering kali termanfaatkan oleh kelompok remaja untuk melakukan kegiatan negatif. Beberapa potensi kerawanan yang terwaspadai antara lain aksi balap liar, tawuran, hingga penyalahgunaan petasan. Ini yang dapat mengganggu ketertiban umum.
”Kami menghimbau seluruh orang tua agar lebih memperhatikan keberadaan anak-anaknya. Terutama setelah waktu shalat tarawih hingga menjelang subuh. Pastikan anak sudah berada di rumah dan tidak terlibat dalam kerumunan yang tidak jelas tujuannya,” ujar Kombes Pol Alfret, Rabu, 18 Februari 2026.
Kemudian menurutnya, peran keluarga menjadi garda terdepan dalam menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Komunikasi yang intens antara orang tua dan anak sangat efektif dalam meminimalisir peluang terjadinya pelanggaran hukum. Terlebih yang bisa merugikan masa depan remaja itu sendiri.
”Jangan sampai niat ibadah bulan suci ini justru tercoreng oleh tindakan-tindakan yang melanggar hukum. Sinergi antara orang tua dan kepolisian sangat terbutuhkan. Demi menciptakan suasana Ramadan yang aman dan penuh keberkahan di Kota Tapis Berseri,” katanya.
Satgas Retina
Selanjutnya upaya lain Polresta Bandar Lampung yakni pembentukan Satuan Tugas Remaja Anti Narkoba, Kekerasan dan Judi Online (Satgas Retina). Total sudah ribuan pelajar tingkat SMP se-Kota Bandar Lampung yang mengikuti program tersebut.
Menurutnya, Satgas Retina bersama merupakan wujud sinergi antara Polri dan dunia pendidikan. Terutama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.
“Sekolah harus menjadi ruang yang nyaman bagi peserta didik dalam membentuk karakter, disiplin, serta nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
Kemudian ia menegaskan, melalui Satgas Retina, Polresta Bandar Lampung berkomitmen memberikan respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas pada lingkungan pendidikan, seperti kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, hingga judi online.
Upaya tersebut dilakukan melalui langkah pencegahan, pendampingan, serta edukasi yang berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Seluruh anggota Satgas Retina untuk selalu mengedepankan sikap dan perilaku yang baik, menjadi teladan bagi sesama pelajar, serta menghormati guru di lingkungan sekolah” katanya.






