Bandar Lampung (Lampost.co) — Meningkatnya jumlah orang tua yang bekerja setiap hari turut memunculkan kebutuhan mendesak akan layanan penitipan anak yang aman, nyaman, dan profesional.
Para orang tua berharap pemerintah maupun pihak swasta dapat menghadirkan fasilitas penitipan anak yang benar-benar memenuhi standar keamanan serta memiliki pengasuh yang terlatih.
Bagi sebagian orang tua pekerja, menitipkan anak bukanlah pilihan yang mudah. Ada kekhawatiran besar terkait keselamatan, kenyamanan, hingga perkembangan psikologis sang buah hati selama bekerja.
Salah satu orang tua pekerja, Rina (32), mengaku kerap merasa cemas saat harus meninggalkan anaknya di tempat penitipan.
Ia berharap tempat penitipan anak tidak hanya sekadar menjadi lokasi pengawasan, tetapi juga mampu memberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup.
Baca juga : BKKBN Lampung Catat 34 Tempat Penitipan anak Aktif
“Sebagai orang tua, tentu kami ingin anak ada pada tempat yang benar-benar aman. Pengasuhnya juga harus profesional dan sabar. Keamanan dan kenyamanan anak itu yang utama,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dani (35), seorang karyawan swasta yang setiap hari bekerja hingga sore.
Ia menilai pentingnya standar operasional yang jelas, mulai dari sistem keamanan, kebersihan ruangan, hingga latar belakang pengasuh yang harus melalui proses seleksi ketat.
“Kami ingin ada jaminan keamanan. Misalnya ada CCTV yang bisa dipantau, pengasuh yang sudah terlatih, serta prosedur yang jelas jika terjadi keadaan darurat,” katanya.
Para orang tua juga berharap adanya regulasi dan pengawasan berkala dari pemerintah untuk memastikan penitipan anak memenuhi standar kelayakan.
Dengan begitu, rasa tenang saat bekerja dapat tercipta tanpa kekhawatiran berlebihan terhadap kondisi anak saat berada pada tempat penitipan.
Selain faktor keamanan, aspek edukasi juga menjadi perhatian.
“Banyak orang tua menginginkan agar tempat penitipan anak turut mendukung tumbuh kembang anak melalui aktivitas yang positif dan sesuai usia,” katanya.







