Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyampaikan rilis Perkembangan Nilai Tukar Petani Provinsi Lampung Februari 2026.
“Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung selama Februari 2026 sebesar 126,81 atau turun 1,06 persen daripada Januari 2026. Penurunan NTP dikarenakan It turun sebesar 0,44 persen dan Ib yang naik sebesar 0,62 persen.” ujar Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution dalam siarannya, Senin, 3 Maret 2026.
Sementara Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) selama Februari 2026 mengalami penurunan sebesar 0,43 persen. Ini jika membandingkan Januari 2026, dari 133,01
menjadi 132,44.
Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) terhadap Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk menunjukkan daya tukar (terms of trade). Dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang terkonsumsi maupun untuk biaya produksi.
Kemudian NTP Provinsi Lampung Februari 2026 untuk masing-masing subsektor tercatat Subsektor Tanaman Pangan (NTP-P) 105,25. Tanaman Hortikultura (NTP-H)
128,93. Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-Pr) 160,89. Peternakan (NTP-Pt) 97,36. Perikanan Tangkap 116,64 dan Perikanan Budidaya 96,60.
Lalu pada Februari 2026 terjadi peningkatan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Provinsi Lampung sebesar 0,85 persen. Dominan karena naiknya indeks kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,43 persen.








