Jakarta (lampost.co) – Grup fenomenal asal Korea Selatan, BLACKPINK, kembali menunjukkan taringnya di industri musik dunia. Mereka merilis mini album terbaru bertajuk DEADLINE pada Jumat, 27 Februari 2026. Karya ini langsung mencetak angka penjualan yang sangat fantastis hanya dalam waktu singkat.
Poin Penting
- Rekor Penjualan: Penjualan mencapai 1,46 juta kopi hanya dalam kurun waktu satu hari.
- Comeback Bersejarah: Album pertama setelah grup absen selama empat tahun sejak Born Pink.
- Kolaborasi Mewah: Melibatkan Chris Martin (Coldplay) dan produser ternama Teddy Park serta Cirkut.
- Keterlibatan Member: Semua anggota BLACKPINK aktif menyusun komposisi lagu utama dalam album ini.
Pihak YG Entertainment mengumumkan bahwa album tersebut terjual sebanyak 1,46 juta kopi dalam 24 jam. Sementara itu, Hanteo Chart mencatat angka yang lebih spesifik yakni sebesar 1.461.785 kopi. Pencapaian luar biasa ini sekaligus menobatkan mereka sebagai pemegang rekor baru kategori girl group.
Baca juga : 6 Rekomendasi Drakor Terbaru Maret 2026: Dari Romansa Fantasi hingga Intrik Politik
“Rekor ini tidak hanya menandai penjualan hari pertama tertinggi (BLACKPINK), tetapi juga mencetak rekor baru untuk girl group K-pop mana pun,” ungkap pihak YG Entertainment.
Selanjutnya, DEADLINE menjadi karya perdana grup setelah mereka menjalani masa hiatus selama empat tahun. Selama periode tersebut, Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa fokus mengembangkan karier solo masing-masing. Namun, kembalinya mereka sebagai satu kesatuan tetap menjadi momen yang paling publik tunggu.
Kini, album tersebut sukses memuncaki tangga lagu iTunes Top Albums di 32 negara sekaligus. Antusiasme para BLINK pun mempertegas posisi BLACKPINK sebagai “Queen of K-Pop” di kancah internasional. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari tangan dingin para produser kelas dunia.
Teddy Park kembali memegang kendali produksi bersama produser pemenang Grammy, Cirkut. Menariknya lagi, keempat anggota BLACKPINK juga turun langsung menjadi komposer untuk lagu berjudul “Go”. Kolaborasi ini semakin istimewa karena melibatkan musisi legendaris dari Inggris.
Vokalis band Coldplay, Chris Martin, tercatat ikut berkontribusi sebagai salah satu penulis lagu. Selain itu, Danny Chung dari Saja Boys juga memberikan sentuhan kreatif pada proyek besar ini. Dengan demikian, BLACKPINK kembali menetapkan standar kualitas yang sangat tinggi bagi industri musik global.








