• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 03/03/2026 18:33
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Alarm Bahaya Pasar Smartphone 2026, Pedagang HP Mulai Angkat Tangan

EffranbyEffran
03/03/26 - 15:12
in Teknologi
A A
balik nama HP bekas

Ilustrasi - Pixabay

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pasar smartphone global memasuki fase penuh tekanan pada 2026 dan menjadi periode berat bagi produsen dan pedagang ritel.

Sejumlah merek besar asal China mulai menurunkan target produksi. Langkah itu memicu kekhawatiran di tingkat distribusi hingga toko ritel.

Xiaomi, Oppo, dan Vivo Pangkas Target Produksi

Xiaomi dan Oppo kemungkinan memangkas target produksi lebih dari 20 persen. Sementara Vivo menurunkan kapasitas hampir 15 persen.

Keputusan itu muncul sejak awal perencanaan 2026. Produsen mulai membaca sinyal pelemahan permintaan pasar.

Tekanan paling besar dialami Transsion. Induk merek Tecno, Infinix, dan Itel itu memproyeksikan penurunan pengiriman hingga 70 juta unit tahun ini.

Meski begitu, beberapa sumber industri menyebut Transsion masih berpotensi mencatat pengiriman sekitar 100 juta unit.

Fokus ke Flagship, Segmen Murah Berkurang

Produsen China mulai merampingkan portofolio produk. Mereka berencana mengurangi pengiriman kelas menengah dan entry-level.

Strategi penjualan akan mengarahkan ke model flagship. Margin keuntungan dinilai lebih stabil di segmen premium. Seorang sumber industri menyebut produsen sering melebihkan angka pengiriman untuk mengamankan pasokan dari vendor hulu.

“Untuk mendapatkan sumber daya dari produsen hulu, produsen HP kerap menggunakan strategi melebih-lebihkan jumlah pengiriman mereka. Namun, pemasok penyimpanan seperti Samsung dan SK Hynix belum menerima pemberitahuan resmi soal penurunan volume,” ujarnya.

Sumber lain dari produsen chip memori membenarkan praktik tersebut. “Kami tidak akan menyediakan persediaan berdasarkan volume perkiraan. Data riil yang kami lihat hanya turun sekitar 10 persen, bukan 20 persen seperti yang diumumkan,” katanya.

Harga Komponen Naik, Tekanan Makin Berat

Tekanan biaya produksi bisa meningkat pada awal 2026. Samsung Electronics dan SK Hynix juga berencana menaikkan harga DRAM sebesar 60 hingga 70 persen pada kuartal pertama.

Micron Technology juga mengikuti tren harga fluktuatif. Kenaikan komponen memori akan langsung mempengaruhi harga jual ponsel.

Jika vendor tidak menyepakati skema harga baru, risiko gangguan pasokan bisa terjadi. Situasi itu membuat produsen harus menghitung ulang strategi produksi.

Tidak Semua Vendor Terpukul

Beberapa merek memiliki rantai pasok lebih mandiri. Huawei dan Honor memiliki solusi internal yang lebih stabil. Huawei misalnya berupaya menjaga margin lewat efisiensi biaya produksi.

Perusahaan juga menurunkan harga seri Pura, Nova, dan Enjoy untuk menjaga daya saing. Lenovo juga memiliki diversifikasi bisnis yang membantu menahan tekanan pasar.

Pedagang Ritel Bersiap Hadapi Pasar Sepi

Di tingkat hilir, pedagang mulai merasakan penurunan permintaan. Stok yang lebih terbatas tidak selalu berarti harga stabil.

Kenaikan harga komponen berpotensi mendorong harga jual ke konsumen. Daya beli masyarakat bisa tertekan jika ekonomi tidak membaik.

Beberapa pedagang mengaku mulai mengurangi stok. Mereka memilih bermain aman sambil menunggu situasi lebih jelas.

Tahun 2026 berpotensi menjadi ujian berat bagi industri smartphone. Produsen harus menjaga keseimbangan antara pasokan, harga, dan permintaan. Sementara pedagang ritel bersiap menghadapi pasar yang lebih kompetitif dan penuh tantangan.

Tags: harga DRAM naikOppo turunkan targetpasar smartphone lesupenjualan HP 2026produksi smartphone ChinaVivo kurangi pengirimanXiaomi pangkas produksi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Gemini AI foto jadi video

Ada Upaya Pencurian Logika Model Gemini AI Lewat 100 Ribu Prompt

byEffran
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ancaman terhadap industri kecerdasan buatan kini memasuki fase baru. Google mengungkap upaya sistematis untuk menyalin kemampuan...

Spesifikasi dan Harga Honor Magic V6 Resmi Meluncur, HP Lipat Super Tipis dan Engsel Baja Baru

byEffran
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Honor kembali mengguncang pasar ponsel lipat global lewat peluncuran Honor Magic V6. Perangkat itu langsung mencuri...

Xiaomi 17. Dok Xiaomi

Harga dan Spesifikasi Xiaomi 17 Series yang Gandeng Leica

byEffran
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Xiaomi kembali memperkuat posisinya di pasar flagship melalui Xiaomi 17 Series dengan berkolaborasi bersama Leica. Langkah...

Berita Terbaru

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia. Dok BMKG
Cuaca

Waspada Cuaca Ekstrem Akibat Tiga Bibit Siklon Tropis

byTriyadi Isworo
03/03/2026

Jakarta (Lampost.co) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada sekitar wilayah Indonesia....

Read moreDetails
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat

Bangun Nalar Kritis Melalui Konsistensi Budaya Literasi

03/03/2026
Wujudkan Ruang Kolaborasi Konkret dan Berkelanjutan di Lampung

Wujudkan Ruang Kolaborasi Konkret dan Berkelanjutan di Lampung

03/03/2026
Gemini AI foto jadi video

Ada Upaya Pencurian Logika Model Gemini AI Lewat 100 Ribu Prompt

03/03/2026

Spesifikasi dan Harga Honor Magic V6 Resmi Meluncur, HP Lipat Super Tipis dan Engsel Baja Baru

03/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.