• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 03/03/2026 21:35
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Ada Upaya Pencurian Logika Model Gemini AI Lewat 100 Ribu Prompt

Pelaku justru berusaha menyalin pola berpikir dan logika internal Gemini.

EffranbyEffran
03/03/26 - 16:18
in Teknologi
A A
Gemini AI foto jadi video

Bandar Lampung (Lampost.co) — Ancaman terhadap industri kecerdasan buatan kini memasuki fase baru. Google mengungkap upaya sistematis untuk menyalin kemampuan Gemini AI melalui prompt sebagai teknik yang terkenal sebagai model extraction.

Serangan itu tidak merusak sistem. Pelaku justru berusaha menyalin pola berpikir dan logika internal Gemini. Targetnya jelas, membangun model tiruan dengan biaya jauh lebih murah.

100 Ribu Prompt untuk Membongkar Cara Kerja AI

Laporan terbaru dari Google Threat Intelligence Group menjelaskan detail serangan tersebut. Tim keamanan menemukan pengiriman lebih dari 100.000 prompt secara bertahap ke sistem Gemini.

Pelaku memanfaatkan akses yang sah untuk mengirim perintah teks dalam jumlah masif. Mereka lalu mengumpulkan setiap respons sebagai bahan analisis.

Dari respons itu, pelaku mencoba memetakan pola reasoning, struktur jawaban, dan logika pengambilan keputusan Gemini. Data tersebut kemudian dipakai untuk melatih model AI baru.

GTIG menjelaskan Serangan ekstraksi model terjadi ketika pelaku menggunakan akses legitimate untuk secara sistematis memeriksa model machine learning matang guna mengekstrak informasi untuk melatih model baru.”

Metode itu sering sebagai serangan distilasi. Pelaku tidak membobol server. Mereka meniru cara kerja model lewat observasi intensif.

Bukan Operasi Negara, Melainkan Pencurian Intelektual

Menariknya, Google memastikan serangan itu tidak berasal dari kelompok Advanced Persistent Threats. Tim intelijen siber tidak menemukan indikasi dukungan negara.

Aksi itu murni pencurian kekayaan intelektual. Pelaku melanggar ketentuan layanan dan mencoba mengambil nilai komersial dari teknologi yang dikembangkan Google.

Google segera menonaktifkan akun yang terlibat. Perusahaan juga memperketat kontrol keamanan pada API Gemini. Tim keamanan meningkatkan sistem pemantauan real-time untuk mendeteksi pola akses mencurigakan.

Targetkan Kemampuan Bahasa Non-Inggris

GTIG mencatat pelaku sangat intensif menguji kemampuan bahasa non-Inggris. Hal itu menunjukkan niat untuk membangun model global yang mampu bersaing di berbagai pasar.

Strategi itu memberi gambaran jelas tentang arah kompetisi AI. Pengembang tidak hanya mengejar performa bahasa Inggris, tetapi juga dominasi multibahasa.

Sinyal Bahaya untuk Industri AI Global

Fenomena model extraction mulai meningkat sejak kuartal akhir 2025. Persaingan AI yang semakin agresif mendorong risiko pencurian teknologi.

John Hultquist, Chief Analyst GTIG, menyebut Google sebagai canary in the coal mine. Jika raksasa teknologi bisa menjadi target, perusahaan lain menghadapi ancaman serupa.

Laporan tersebut juga menyoroti tren lain yang mengkhawatirkan. Kelompok kriminal mulai memanfaatkan AI untuk membuat malware, melakukan reconnaissance, dan menyusun phishing yang semakin realistis.

Serangan distilasi ilegal itu mengancam investasi besar di sektor AI. Perusahaan teknologi menggelontorkan dana miliaran dolar untuk riset dan pengembangan model canggih.

Pentingnya Pengawasan API dan Pertahanan Real-Time

Google kini menekankan pengawasan API secara ketat. Perusahaan juga memperkuat sistem deteksi anomali untuk mencegah pola ekstraksi berulang.

Langkah itu menunjukkan perlindungan model AI tidak cukup hanya dengan enkripsi dan firewall. Pengembang harus memahami bagaimana model mereka digunakan secara detail.

Kasus itu menjadi peringatan keras bagi industri AI global. Di tengah perlombaan inovasi, ancaman kloning ilegal muncul sebagai risiko nyata yang tidak bisa diabaikan.

Tags: distilasi model ilegalGemini AIGoogle Threat Intelligence Groupkeamanan AIpencurian AIserangan model extractionserangan siber AI
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Spesifikasi dan Harga Honor Magic V6 Resmi Meluncur, HP Lipat Super Tipis dan Engsel Baja Baru

byEffran
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Honor kembali mengguncang pasar ponsel lipat global lewat peluncuran Honor Magic V6. Perangkat itu langsung mencuri...

Xiaomi 17. Dok Xiaomi

Harga dan Spesifikasi Xiaomi 17 Series yang Gandeng Leica

byEffran
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Xiaomi kembali memperkuat posisinya di pasar flagship melalui Xiaomi 17 Series dengan berkolaborasi bersama Leica. Langkah...

Redmi A7 Pro

Spesifikasi Redmi A7 Pro Resmi di Indonesia: HP Rp 1 Jutaan Layak Dibeli?

byEffran
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Segmen ponsel entry-level kembali panas setelah Redmi A7 Pro resmi masuk pasar Indonesia. Xiaomi membidik pengguna...

Berita Terbaru

Berburu Takjil, Jalan Bumi Manti Kampung Baru Padat Merayap
Lampung

Berburu Takjil, Jalan Bumi Manti Kampung Baru Padat Merayap

byRicky Marly
03/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Antusiasme masyarakat untuk berburu menu berbuka puasa atau war takjil di bulan Ramadan terkadang menimbulkan kemacetan...

Read moreDetails
persebaya vs persib

Drama VAR dan Gol Rivera Selamatkan Bajul Ijo

03/03/2026
Konflik di Timur Tengah Ubah Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Umrah

Konflik di Timur Tengah Ubah Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Umrah

03/03/2026
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal

Truk Muatan Berlebih Percepat Kerusakan Jalan Lampung

03/03/2026
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal

Pemprov Lampung Pastikan Jalan Aman Jelang Lebaran

03/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.