Bandar Lampung (Lampost.co) — Industri game global kembali diguncang oleh kabar mengejutkan di awal tahun 2026. Highguard, game hero shooter ambisius yang dikembangkan oleh Wildlight Entertainment, resmi mengumumkan penutupan server secara permanen pada 12 Maret 2026. Keputusan ini diambil hanya 45 hari setelah game tersebut dirilis secara global pada 26 Januari lalu.
Kegagalan Highguard menjadi catatan kelam baru dalam sejarah genre live service. Padahal, game ini sempat menjadi primadona saat pertama kali diperkenalkan sebagai kejutan penutup di ajang The Game Awards 2025. Dengan latar belakang pengembang yang merupakan veteran di balik kesuksesan Apex Legends dan Titanfall, ekspektasi publik terhadap Highguard awalnya sangatlah tinggi.
Kronologi Kejatuhan Highguard
Penutupan yang sangat singkat ini dipicu oleh rentetan masalah internal dan eksternal yang menghantam Wildlight Entertainment tak lama setelah peluncuran. Berdasarkan laporan terkini, berikut adalah beberapa poin utama penyebab tumbangnya Highguard:
- Penarikan Pendanaan Tencent: Investor raksasa Tencent dilaporkan menarik dukungan finansial mereka secara mendadak pada Februari 2026. Hal ini menyebabkan krisis likuiditas yang memaksa studio melakukan PHK massal terhadap hampir 80 persen stafnya.
- Penurunan Drastis Jumlah Pemain: Meskipun sempat mencapai puncak 100.000 pemain di Steam saat peluncuran, jumlah pemain aktif Highguard merosot tajam. Per awal Maret 2026, data menunjukkan jumlah pemain konkuren hanya tersisa di angka ratusan.
- Respon Negatif Komunitas: Banyak pemain mengeluhkan mekanisme gameplay yang dianggap terlalu rumit dan kurang intuitif. Game ini juga sempat menjadi sasaran review bomb di Steam karena masalah stabilitas server di minggu pertama.
Update Terakhir Sebagai Penghormatan
Meski server akan segera dimatikan, Wildlight Entertainment menunjukkan komitmen terakhirnya dengan merilis satu patch final minggu ini. Update tersebut menyertakan konten yang seharusnya dirilis dalam roadmap jangka panjang, termasuk satu karakter Warden baru, senjata baru, serta sistem skill tree yang telah diperbarui.
Langkah ini diambil untuk memberikan pengalaman terakhir yang lebih lengkap bagi komunitas kecil yang masih setia memainkan game ini hingga detik terakhir. Pengembang menyatakan bahwa semua progres akun akan dipercepat agar pemain dapat mencoba seluruh konten premium sebelum akses ditutup sepenuhnya pada 12 Maret mendatang.
Fenomena Makam Game Live Service di Tahun 2026
Fenomena tutupnya Highguard menambah daftar panjang kegagalan game berbasis layanan (live service) yang tidak mampu bertahan menghadapi persaingan pasar yang sangat jenuh di tahun 2026. Analis industri menyebutkan bahwa pola hidup game shooter kini semakin pendek jika tidak mampu mengamankan basis komunitas yang stabil dalam satu bulan pertama.
Bagi para pemain yang telah melakukan transaksi in-game, Wildlight belum memberikan pernyataan resmi mengenai kebijakan pengembalian dana (refund). Hal ini memicu gelombang protes di platform media sosial X dan Discord resmi mereka.
Penutupan server Highguard dijadwalkan dilakukan serentak di seluruh wilayah pada 12 Maret 2026 pukul 17:00 WIB. Setelah waktu tersebut, seluruh aset digital dan akses ke dunia Highguard akan hilang secara permanen.








