Bandar Lampung (Lampost.co) — Tumpukan sampah terlihat di beberapa titik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) pada Jumat, 6 Maret 2026.
Lokasi tersebut kita ketahui bukan merupakan tempat pembuangan sampah resmi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, berbagai jenis sampah berserakan di pinggir jalan. Mulai dari sisa makanan, kantong plastik, botol minuman, hingga popok bayi yang dibuang begitu saja oleh orang yang melintas.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan. Tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar.
Baca Juga:
Mahasiswa KKN Unila Pasang Jaring Besi Penghambat Sampah di Kelurahan Kangkung
Berasal dari Pengendara
Salah seorang warga sekitar yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi, Warid, mengatakan sampah tersebut diduga berasal dari pengendara yang melintas dan membuang sampah secara sembarangan dari kendaraan mereka.
“Biasanya itu dari orang-orang yang lewat naik kendaraan, mereka asal lempar saja sampah ke pinggir jalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski kerap dibersihkan oleh petugas, sampah di lokasi tersebut sering kembali menumpuk. Hal ini karena masih ada masyarakat yang belum memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan.
“Kadang ada petugas yang membersihkan, tapi tidak lama muncul lagi sampah baru,” ungkapnya.
Sebagai salah satu jalur utama, Jalan Lintas Sumatera setiap harinya dilalui banyak kendaraan dari berbagai daerah.
Oleh karena itu, masyarakat untuk tidak menjadikan lokasi pinggir jalan sebagai tempat pembuangan sampah secara sembarangan.
Selain merusak keindahan lingkungan, kebiasaan membuang sampah sembarangan juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah. Seperti pencemaran lingkungan hingga penyumbatan saluran air.
Warga berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dapat terus meningkat. Sehingga lokasi pinggir jalan tidak lagi sebagai tempat pembuangan sampah secara liar.
(Intan Tyas/Magang)








