Leverkusen (Lampost.co)—Arsenal berhasil membawa pulang hasil imbang krusial dari markas Bayer Leverkusen dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Bertanding di BayArena, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB, Meriam London sukses memaksakan skor 1-1 berkat gol penalti dramatis di menit-menit akhir.
Hasil ini sekaligus memutus catatan kemenangan sempurna Arsenal yang sebelumnya menyapu bersih delapan laga di fase liga. Namun, skor imbang di tanah Jerman menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Mikel Arteta untuk menghadapi leg kedua di London pekan depan.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit pertama berbunyi, Arsenal mencoba mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan motor serangan Eberechi Eze dan Bukayo Saka, The Gunners beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Leverkusen yang dikawal Jarell Quansah dan Edmond Tapsoba. Peluang emas sempat lahir melalui tendangan Gabriel Martinelli, namun bola masih membentur mistar gawang Janis Blaswich.
Baca juga: Galatasaray Vs Liverpool 1-0, Dejavu Pahit The Reds di Istanbul
Di sisi lain, Bayer Leverkusen yang kini ditangani pelatih Kasper Hjulmand bermain sangat disiplin. Mereka lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Ismael Maza dan Christopher Kofane. Hingga babak pertama usai, disiplinnya lini belakang tuan rumah membuat skor kacamata tetap bertahan.
Kejutan Robert Andrich dan Balasan Havertz
Memasuki babak kedua, publik BayArena langsung bergemuruh saat laga baru berjalan satu menit. Robert Andrich sukses memecah kebuntuan pada menit ke-46 melalui sundulan tajam memanfaatkan skema sepak pojok Alejandro Grimaldo. Gol tersebut sempat membuat mental pemain Arsenal goyah.
Mikel Arteta merespons ketinggalan dengan memasukkan tenaga baru, termasuk Noni Madueke dan mantan idola publik Leverkusen, Kai Havertz. Perubahan ini terbukti efektif meningkatkan intensitas serangan Arsenal. Terus menggempur pertahanan Die Werkself, drama akhirnya terjadi pada menit ke-88.
Pelanggaran pemain Leverkusen terhadap Noni Madueke di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugas dengan dingin. Tendangan rendahnya ke sudut gawang gagal Blaswich jangkau pada menit ke-89, mengubah skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga laga usai.
Evaluasi Pelatih dan Jadwal Leg Kedua
Usai pertandingan, Mikel Arteta memuji mentalitas anak asuhnya. “Kami tahu ini akan menjadi laga yang sulit. Leverkusen memiliki struktur pertahanan yang luar biasa, namun para pemain menunjukkan karakter kuat untuk tidak menyerah hingga menit akhir,” ujar Arteta.
Sementara itu, Kasper Hjulmand menyayangkan kegagalan timnya mempertahankan keunggulan. “Sangat menyakitkan kebobolan lewat penalti di akhir laga, tapi performa pemain sudah sangat luar biasa menghadapi salah satu tim terbaik di Eropa saat ini,” ujarnya.
Kedua tim akan kembali bertemu pada leg kedua di Emirates Stadium, London, Rabu (18/3/2026) mendatang. Dengan penghapusan aturan gol tandang, kedua tim wajib meraih kemenangan untuk memastikan tiket ke babak perempat final.
Susunan Pemain:
Bayer Leverkusen: Janis Blaswich; Robert Andrich, Jarell Quansah, Edmond Tapsoba; Emmanuel Poku, Aleix Garcia, Exequiel Palacios (Malik Tillman 74′), Alejandro Grimaldo; Ismael Maza, Martin Terrier; Christopher Kofane.
Arsenal: David Raya; Jurrien Timber, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie; Martin Zubimendi, Declan Rice; Bukayo Saka (Noni Madueke 60′), Eberechi Eze, Gabriel Martinelli; Viktor Gyokeres (Kai Havertz 74′).








