Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Waspada banjir rob atau meningkatnya ketinggian pasang air laut wilayah pesisir Provinsi Lampung periode 21-25 Maret 2026.
Hal tersebut tersampaikan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang Bandar Lampung. Informasi itu tertuang dalam Peringatan Dini Pasang Maksimum No. e.B/ME.01.02/020/KLMP/III/2026 berlaku 21-25 Maret 2026.
“Adanya fenomena Fase Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) Sabtu, 22 Maret 2026 dan Fase Bulan Baru, Kamis, 19 Maret 2026. Ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum tanggal 21 – 25 Maret 2026 beberapa wilayah pesisir Lampung,” kata Forecaster On Duty, Rifki Arif dalam siarannya.
Sementara itu, ada 6 wilayah yang berpotensi terdampak dalam banjir rob ini. Meliputi Pesisir Bandar Lampung, Pesisir Tanggamus, Pesisir Lampung Selatan, Pesisir Pesawaran, Pesisir Timur Lampung, dan Pesisir Barat Lampung.
Kemudian kondisi ini secara umum dapat mengganggu aktivitas masyarakat sekitar pelabuhan dan pesisir. Seperti aktivitas bongkar muat pelabuhan, aktivitas permukiman pesisir, serta perikanan darat.
“Masyarakat selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut. Serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari Stasiun Meteorologi Maritim Panjang,” himbau BMKG.







