Jakarta (lampost.co)–Dalam menyambut lonjakan pengunjung pada masa libur Idulfitri 1447 Hijriah, Kementerian Pariwisata telah mengambil langkah strategis guna menjamin pengalaman berwisata yang berkualitas. Melalui penerbitan surat edaran resmi, seluruh pemangku kepentingan harus memperketat standar operasional di berbagai objek wisata nasional.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa edaran tersebut merupakan panduan komprehensif bagi pemerintah daerah dan pengelola destinasi. Fokus utamanya adalah implementasi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025.
Beberapa poin krusial yang diatur dalam edaran tersebut meliputi:
-
Kelancaran Operasional: Memastikan kelaikan sarana transportasi di kawasan wisata.
-
Fasilitas Pengemudi: Mewajibkan penyediaan area rehat (rest area) yang memadai guna menekan angka kecelakaan akibat kelelahan.
-
Prosedur Teknis: Mengikuti juknis manajemen risiko berbasis standar usaha pariwisata.
Kementerian Pariwisata memberikan atensi khusus pada aspek keamanan fisik di lokasi wisata yang memiliki risiko kebencanaan. Pengelola wajib menyediakan sistem peringatan dini, jalur evakuasi yang jelas, serta rambu-rambu mitigasi yang mudah dipahami oleh wisatawan.
Hingga akhir Februari 2026, sebanyak 35 provinsi telah menyetorkan Data Destinasi Wisata Rawan Bencana yang mencakup total 4.748 titik daya tarik wisata dengan rincian:
-
Kerawanan Tinggi: 327 destinasi.
-
Kerawanan Sedang: 1.570 destinasi.
-
Kerawanan Rendah: 718 destinasi.
-
Belum Teridentifikasi: 2.133 destinasi.
Peninjauan Lapangan
Guna memastikan instruksi tersebut berjalan dengan baik, jajaran pejabat Kementerian Pariwisata telah melakukan peninjauan langsung ke berbagai lokasi populer. Pengawasan ini memverifikasi bahwa pengelola telah menyiapkan fasilitas tambahan guna mengantisipasi lonjakan jumlah kunjungan yang biasanya terjadi pada pekan pertama pasca-Lebaran.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan iklim pariwisata yang tidak hanya menyenangkan secara visual, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh keluarga yang merayakan hari kemenangan di berbagai pelosok Tanah Air. (ANT)








