Bandar Lampung (Lampost.co) — Harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional mulai menunjukkan tren penurunan memasuki hari ketujuh (H+7) Hari Raya Idulfitri.
Salah satunya terpantau di Pasar Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Untuk harga komoditas cabai mengalami penurunan yang cukup signifikan dari pada saat Lebaran 2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat, 27 Maret 2026, harga komoditas cabai mengalami penurunan sekitar Rp10.000 sampai Rp15.000 per kilogramnya.
Penurunan ini tergolong signifikan mengingat pada pekan lalu harga cabai di beberapa pasar tradisional masih bertahan di kisaran Rp70.000 hingga Rp75.000 per kilogram.
Pedagang setempat menyebut penurunan harga terjadi dalam beberapa hari terakhir dan mulai dirasakan konsumen. Sehingga aktivitas belanja masyarakat juga terpantau mulai mengalami peningkatan.
Baca Juga:
Pedagang Ikan di Gudang Lelang Keluhkan Omzet Menurun Pekan Ini
Cenderung Stabil
Salah seorang pedagang, Rojali (42) mengatakan harga cabai rawit mulai mengalami penurunan seharga Rp45.000 per kilogram. Sedangkan cabai setan di angka Rp65.000 per kilogram. Kemudian harga cabai merah keriting dan hijau Rp30.000 per kilogram.
Menurutnya, penurunan harga bahan pokok karena ketersediaan stok pada periode usai Lebaran dan permintaan masyarakat yang cenderung stabil.
“Biasanya harga bahan pokok kalau habis Lebaran naik, tapi tahun ini cenderung stabil dan mengalami penurunan. Mungkin karena stoknya banyak dan permintaan masyarakat yang stabil,” ujarnya.
Sementara itu, Nia (36), salah seorang pembeli, mengaku jika harga cabai tersebut sudah tergolong murah dari pada sepekan sebelumnya.
“Minggu kemarin harganya masih lumayan mahal, jadi enggak beli banyak. Tapi hari ini pas belanja ternyata turun dan cukup murah dibanding minggu kemarin,” ungkapnya.
Meskipun harga cabai turun, beberapa komoditas lain masih bertahan diharganya.
Masyarakat pun berharap harga kebutuhan pokok lainnya dapat segera menyusul turun agar beban pengeluaran usai hari raya tidak terlalu berat.
(Fauzan Al Djabar/Magang)







