Bandar Lampung (lampost.co)–Pemerintah Kota Bandar Lampung mempertegas komitmennya dalam menciptakan birokrasi yang bersih dan produktif. Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkot setempat untuk menunjukkan dedikasi tinggi sebagai bentuk tanggung jawab atas kesejahteraan yang telah diberikan negara.
Dalam arahannya pasca-apel dan halalbihalal di halaman Pemkot Bandar Lampung, Senin, 30 Maret 2026, Eva menekankan bahwa pemenuhan hak-hak pegawai telah menjadi prioritas selama masa kepemimpinannya. Oleh karena itu, ia berharap tidak ada lagi alasan bagi oknum pegawai untuk bermalas-malasan dalam melayani kepentingan masyarakat.
“Kesejahteraan ASN sudah kita prioritaskan dan upayakan secara maksimal. Sekarang adalah saatnya mereka menjalankan kewajiban dengan sungguh-sungguh. Pemerintah sudah memberikan yang terbaik, maka ASN juga harus bergerak nyata demi perbaikan daerah,” tegas Eva Dwiana.
Guna menjamin roda pemerintahan berjalan sesuai jalur, Wali Kota bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan para Asisten telah menyiapkan skema pengawasan yang ketat. Eva memastikan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara rutin tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Target pengawasan ini meliputi:
-
Komplek Perkantoran Pemkot: Memastikan kehadiran dan ritme kerja staf administratif.
-
Unit Pelayanan Publik: Meninjau langsung kualitas layanan di garda terdepan yang bersentuhan dengan warga.
-
Capaian Target: Memastikan seluruh program pembangunan untuk periode 2026 hingga 2027 terlaksana secara bertahap.
Wali Kota optimistis bahwa ibu kota Provinsi Lampung ini akan mengalami lonjakan kemajuan yang signifikan jika seluruh elemen birokrasi bergerak serentak. Ia menargetkan perbaikan infrastruktur dan tata kelola kota yang menyeluruh akan terlihat nyata dalam dua tahun ke depan.
“Jika semuanya bergerak bersama, Bandar Lampung akan menjadi jauh lebih baik lagi. Insyaallah pada 2026 dan 2027, secara bertahap semua lini harus sudah tertata rapi,” pungkasnya.







