Austin (Lampost.co)–Sirkuit of the Americas (COTA) di Austin, Texas, menjadi saksi bisu keperkasaan Marco Bezzecchi dalam seri MotoGP Amerika Serikat 2026, Minggu (29/3/2026) waktu setempat. Pembalap Aprilia Racing tersebut sukses mengamankan podium tertinggi setelah memenangi duel sengit di barisan depan, sekaligus mencatatkan kemenangan ketiga berturut-turut pada awal musim ini.
Keberhasilan ini melanjutkan tren positif pembalap berusia 27 tahun tersebut. Sebelum menaklukkan Texas, Bezzecchi telah lebih dahulu menyapu bersih kemenangan di GP Thailand dan GP Brasil. Dengan hasil ini, Bezzecchi kian kokoh di puncak klasemen sementara dan membuktikan transisinya ke pabrikan Aprilia berjalan sangat sempurna.
Dominasi Aprilia dan Duel Melawan Acosta
Mengawali balapan dari posisi kedua, Bezzecchi langsung menunjukkan agresivitasnya sejak lampu start padam. Ia hanya butuh waktu singkat pada lap pertama untuk menyalip peraih pole position, Fabio Di Giannantonio, dan mengambil alih pimpinan lomba.
Baca juga: Jorge Martin Menangi Sprint Race MotoGP Amerika 2026, Terjatuh Saat Selebrasi!
Namun, jalan menuju kemenangan tidaklah mudah. Bintang muda Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, sempat memberikan perlawanan hebat.
Acosta sempat mencuri posisi terdepan dan mendikte jalannya balapan selama beberapa putaran. Meski demikian, kematangan mental Bezzecchi berbicara banyak.
Pembalap asal Italia tersebut berhasil menemukan momentum untuk kembali menyalip Acosta dan mempertahankan keunggulan hingga bendera kotak-kotak berkibar dengan catatan waktu total 40 menit 50,653 detik.
Dominasi Aprilia Racing makin lengkap dengan keberhasilan Jorge Martin yang finis di posisi kedua, terpaut 2,036 detik dari rekan setimnya. Sementara itu, Pedro Acosta harus puas melengkapi podium di peringkat ketiga.
Nasib Kurang Beruntung Sang Raja COTA
Hasil mengejutkan datang dari juara bertahan sekaligus pembalap yang dijuluki King of COTA, Marc Marquez. Memacu motor Ducati Lenovo Team, Marquez tampak kesulitan mengimbangi kecepatan duo Aprilia dan KTM di depan. Ia harus puas finis di posisi kelima, tepat di belakang Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) yang menempati peringkat keempat. Hasil ini menjadi sinyal peringatan bagi kubu Ducati bahwa dominasi mereka mulai mendapat ancaman serius dari pabrikan Noale.
Komentar Marco Bezzecchi
Usai merayakan kemenangan dengan selebrasi khasnya, Bezzecchi mengungkapkan rasa tidak percayanya atas awal musim yang begitu gemilang.
“Ini luar biasa! Tiga kemenangan dari tiga balapan pertama adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Balapan hari ini sangat sulit karena Pedro (Acosta) sangat cepat dan menekan saya habis-habisan. Namun, motor Aprilia saya bekerja dengan sangat baik di sektor teknis. Saya merasa sangat menyatu dengan tim ini dan ingin terus menjaga momentum ini di seri-seri Eropa mendatang,” ujar Bezzecchi dengan penuh emosional.
Hasil 10 Besar MotoGP Amerika Serikat 2026
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – 40:50.653
- Jorge Martin (Aprilia Racing) – +2.036
- Pedro Acosta (Red Bull KTM) – +4.497
- Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) – +6.972
- Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) – +8.100
- Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) – +8.243
- Alex Marquez (BK8 Gresini) – +11.253
- Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP) – +13.129
- Luca Marini (Honda HRC Castrol) – +14.544
- Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) – +14.544








