Mexico City (Lampost.co)–Stadion kebanggaan rakyat Meksiko, Estadio Azteca, menjadi saksi bisu sengitnya pertarungan antara tuan rumah Meksiko dan raksasa Eropa, Portugal, dalam laga uji coba FIFA Matchday 2026, Minggu (29/3/2026) WIB. Meskipun kedua tim tampil menyerang dan menciptakan deretan peluang emas, skor kacamata 0-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan biasa. Bagi Meksiko, laga ini adalah ajang uji coba kesiapan stadion dan mentalitas tim menjelang Piala Dunia 2026. Estadio Azteca sendiri akan mencatatkan sejarah monumental sebagai stadion pertama di dunia yang menjadi tuan rumah Piala Dunia dalam tiga edisi berbeda (1970, 1986, dan 2026).
Portugal Agresif tanpa Sang Megabintang
Turun tanpa sang kapten abadi, Cristiano Ronaldo, Portugal tetap menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas dunia. Skuad asuhan Roberto Martinez langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal.
Baca juga: Lewat Sihir Desire Doue, Prancis Bungkam Kolombia 3-1
Peluang emas pertama lahir pada menit ke-14 melalui aksi Joao Felix. Penyerang yang kini berkarier di Liga Pro Saudi bersama Al-Nassr tersebut melepaskan tembakan melengkung dari dalam kotak penalti, namun dewi fortuna belum berpihak karena bola hanya membentur tiang gawang.
Nasib sial Portugal berlanjut sepuluh menit kemudian. Penyerang muda Gonçalo Ramos berhasil meloloskan diri dari kawalan ketat barisan belakang Meksiko.
Dalam posisi satu lawan satu, Ramos melepaskan sepakan keras jarak dekat, namun untuk kedua kalinya, bola kembali menghantam tiang gawang dan memantul keluar. Bruno Fernandes juga sempat menebar ancaman melalui tendangan jarak jauh khasnya sebelum babak pertama usai, namun bola melintas tipis di sisi gawang Guillermo Ochoa.
Respons El Tri dan Pertahanan Disiplin
Meksiko tidak tinggal diam di bawah tekanan. Dengan dukungan fanatik puluhan ribu pendukungnya, skuad asuhan Javier Aguirre mencoba membalas melalui skema serangan balik cepat. Raul Jiménez hampir memecah kebuntuan pada menit ke-31 lewat sundulan tajam memanfaatkan umpan silang, namun bola masih melambung tipis di atas mistar.
Memasuki babak kedua, Aguirre melakukan penyegaran dengan memasukkan penyerang muda potensial, Armando Gonzalez. Strategi ini meningkatkan intensitas serangan El Tri.
Peluang terbaik Meksiko muncul pada menit ke-84 saat González berhasil memenangi duel udara di area penalti. Sayangnya, sundulannya masih melebar tipis dari gawang Portugal yang dikawal Diogo Costa. Disiplinnya lini belakang Meksiko di menit-menit akhir akhirnya memastikan laga berakhir tanpa pemenang.
Persiapan Menuju Piala Dunia 2026
Hasil imbang ini memberikan catatan penting bagi kedua pelatih dalam meramu komposisi pemain menuju putaran final Piala Dunia. Meksiko menunjukkan pertahanan mereka cukup solid untuk meredam kreativitas lini tengah Portugal yang dihuni pemain-pemain bintang Premier League.
Pascalaga ini, Meksiko akan menjajal kekuatan wakil Eropa lainnya, Belgia, dalam laga uji coba berikutnya. Sementara itu, Portugal akan tetap berada di kawasan Amerika Utara untuk melanjutkan agenda FIFA Matchday dengan menghadapi tuan rumah Piala Dunia lainnya, Amerika Serikat.








