Bandar Lampung (lampost.co)–Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menerima kunjungan resmi Puteri Indonesia Lampung 2026, Agita Nazara. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur pada Senin, 30 Maret 2026 ini menjadi bentuk restu pemerintah bagi wakil daerah di kancah nasional.
Agita Nazara merupakan sosok muli asal Lampung berusia 18 tahun yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila). Sebelum terpilih sebagai Puteri Indonesia Lampung, Agita telah mengukir deretan prestasi gemilang, di antaranya:
-
Anggota Paskibraka Nasional 2023: Mewakili Lampung di istana negara.
-
Muli Tulang Bawang 2024: Aktif dalam kegiatan promosi daerah tingkat kabupaten.
-
Duta Wisata Digitalisasi Indonesia 2025: Fokus pada pengembangan sektor pariwisata berbasis teknologi.
Sebagai bagian dari persiapannya, Agita telah menyusun video profil yang mengeksplorasi kekayaan pesisir Lampung. Karya visual tersebut menonjolkan harmoni antara budaya lokal, komoditas unggulan daerah, serta destinasi wisata yang menjadi identitas kuat bagi Provinsi Lampung di mata dunia.
Optimisme Mencetak Sejarah Baru
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap memberikan sokongan maksimal, terutama dalam aspek publikasi dan promosi. Ia menaruh harapan besar agar Agita mampu memberikan performa terbaik dan memecahkan rekor sebagai perwakilan Lampung pertama yang meraih mahkota utama Puteri Indonesia.
“Agita adalah representasi kebanggaan masyarakat Lampung. Kami mengajak seluruh elemen warga untuk bersatu memberikan dukungan penuh agar ia mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” ujar Gubernur Mirza.
Dukungan sinergis antara pemerintah dan masyarakat diharapkan menjadi modal utama bagi Agita Nazara untuk tampil percaya diri. Dengan latar belakang pendidikan kedokteran dan pengalaman organisasi yang matang, Agita optimis dapat membawa citra positif Lampung yang maju dan berbudaya dalam ajang kecantikan paling bergengsi di Indonesia tersebut.







