Jakarta (Lampost.co)–Meski Tim Nasional Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 pada laga final FIFA Series 2026, Senin (30/3/2026) malam, pelatih kepala John Herdman justru menemukan secercah harapan baru. Penampilan impresif dua pemain muda, Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra Nugraha, menarik perhatian sang juru taktik asal Inggris tersebut.
Herdman secara terang-terangan menyebut kedua pemain ini diproyeksikan menjadi pilar penting bagi Skuad Garuda dalam mengarungi ajang Piala ASEAN 2026 (sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF). Turnamen itu akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.
Dampak Instan dari Bangku Cadangan
Dalam laga sengit di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Dony Tri Pamungkas masuk menggantikan Justin Hubner pada menit ke-73, menyusul kemudian Beckham Putra yang menggantikan Joey Pelupessy enam menit kemudian. Meski bermain dalam durasi yang relatif singkat, kehadiran mereka memberikan dimensi serangan yang lebih segar dan agresif bagi Indonesia.
Baca juga: John Herdman Sanjung Kualitas Komplet Calvin Verdonk
“Saya rasa Beckham dan Dony tampil sangat baik dari bangku cadangan. Mereka menunjukkan untuk turnamen nanti (Piala ASEAN), mereka bisa menjadi pemain penting. Kepercayaan diri mereka meningkat dan mereka mulai memahami gaya bermain kami,” ujar John Herdman dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Herdman menjelaskan keputusannya baru memasukkan kedua pemain tersebut di fase akhir laga adalah murni pertimbangan taktis. Menghadapi Bulgaria yang memiliki fisik kuat dan peringkat FIFA jauh di atas Indonesia, Herdman memilih menunggu momen saat permainan mulai terbuka dan ruang di lini pertahanan lawan tersedia.
Solusi Absennya Pemain Diaspora
Piala ASEAN 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia karena turnamen ini tidak masuk kalender internasional FIFA. Situasi ini membuat klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas pemain diaspora mereka. Nama-nama besar seperti Jay Idzes (Italia), Kevin Diks (Jerman), hingga Calvin Verdonk (Prancis) diprediksi absen karena harus membela klub masing-masing.
Kondisi tersebut menjadikan pemain-pemain Liga 1 seperti Dony Tri dan Beckham Putra sebagai tulang punggung utama. Selain mereka, John Herdman juga mengandalkan sosok Rizky Ridho yang tampil tak tergantikan di lini belakang selama FIFA Series. Di lini depan, nama Ramadhan Sananta tetap menjadi pilihan utama, di mana Herdman sebelumnya menyamakan peran strategis Sananta dengan mantan penyerang Prancis, Olivier Giroud.
Misi Mengakhiri Kutukan Runner-Up
Indonesia tergabung dalam Grup A Piala ASEAN 2026 bersama Kamboja, Singapura, Vietnam, serta pemenang babak play-off antara Timor Leste dan Brunei Darussalam. Turnamen ini menjadi misi besar bagi Garuda untuk memecahkan rekor buruk sebagai spesialis runner-up.
Dari 15 edisi yang telah Indonesia ikuti, prestasi tertinggi Indonesia hanyalah menempati posisi kedua sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020).
>Dengan suntikan tenaga muda yang mulai memahami sistem permainan Herdman, publik sepak bola Tanah Air berharap tahun 2026 menjadi momentum bagi Garuda untuk mencicipi gelar juara untuk pertama kalinya.








