Bandar Lampung (lampost.co)– Pemerintah Provinsi Lampung memberikan perhatian serius lulusan SMA dan SMK yang mendominasi angka pengangguran terbuka. Sebagai langkah konkret, Pemprov mengakselerasi Program Kelas Migran Vokasi untuk mencetak tenaga kerja profesional, terampil, dan mampu bersaing di pasar kerja internasional.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa program ini merupakan solusi strategis untuk menjembatani lulusan sekolah menengah dengan dunia kerja. Pada tahun ini, sebanyak 7.855 siswa SMA/SMK ditargetkan mengikuti pelatihan intensif dengan bimbingan dari 93 tenaga pengajar atau sensei.
Berdasarkan data BP3MI Lampung, saat ini tersedia sedikitnya 475 peluang kerja di Jepang yang sangat potensial bagi pemuda Lampung. Kebutuhan tersebut tersebar di berbagai sektor utama F&B dan hospitality 229 lowongan, kesehatan dan caregiving (80), agrikultur dan perikanan (72), logistik dan manufaktur (97).
“Tren perekrutan saat ini berbasis keahlian atau skill-based. Faktor gender tidak lagi menjadi penghambat. Ini adalah peluang besar bagi generasi muda Lampung untuk memperbaiki kesejahteraan melalui jalur profesional,” ujar Wagub Jihan, Rabu, 1 April 2026.
Pemprov Lampung memperkuat kolaborasi dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) melalui dua klaster utama, yakni jalur magang dan jalur kerja. Para peserta akan melalui proses screening minat serta potensi agar pelatihan teknis dan bahasa tepat sasaran sesuai kebutuhan industri di luar negeri.
Wagub Jihan menginstruksikan kepada seluruh jajaran terkait agar proses pelatihan hingga pemberangkatan secara intensif tanpa penundaan. “Program ini harus tercapai tahun ini. Langkah ini benar-benar mengurangi angka pengangguran di Lampung secara nyata,” tegasnya.
Melalui penguatan kelas vokasi ini, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat mengubah tantangan pengangguran menjadi peluang prestasi global. Dengan membekali lulusan SMA/SMK dengan sertifikasi dan keahlian yang berstandar internasional, tenaga kerja lokal semakin terserap di pasar global. (IMA)








