IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Minggu, 05/04/2026 17:23
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

Wandi BarboyMedia IndonesiabyWandi BarboyandMedia Indonesia
01/04/26 - 21:33
in Nasional
A A
Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

Ilustrasi pemeriksaan saksi (Foto: Medcom.id)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co): Praktisi hukum dan kolumnis Agus Widjajanto mengaitkan kasus kekerasan terhadap tokoh kritis dengan potensi dinamika yang lebih luas terkait stabilitas keamanan nasional. Ia menyebut adanya informasi yang beredar di kalangan hedge fund dan perbankan internasional mengenai indikasi pihak tertentu yang menginginkan Indonesia berada dalam kondisi tidak stabil.

 

Agus menilai pihak tersebut menargetkan pelemahan pemerintahan yang sah sekaligus berupaya merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara. Ia meminta publik membaca sinyal tersebut dalam perspektif geo-strategis dan geo-politis global.

 

“Jika informasi seperti ini sudah beredar di kalangan hedge fund dan bankir global, maka tidak bisa anggap remeh. Indonesia saat ini berada di kawasan Indo-Pasifik yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia, sehingga sangat strategis dalam peta kepentingan global,” ujar Agus, Rabu (1/4).

 

Dalam menanggapi kasus penyiraman air keras yang menyita perhatian publik, Agus meminta masyarakat tidak melihat peristiwa itu secara parsial. Ia menekankan pentingnya mengkaji kemungkinan adanya pola yang lebih besar, termasuk praktik information warfare atau perang informasi.

 

Agus menjelaskan, aktor tertentu kini tidak selalu menggunakan kekuatan fisik untuk menciptakan instabilitas. Mereka justru memanfaatkan pembentukan opini publik, framing media, hingga eksploitasi isu sensitif seperti pelanggaran hak asasi manusia.

 

“Kasus seperti ini sangat rentan untuk membangun narasi tertentu. Misalnya dengan menggiring opini bahwa negara gagal melindungi warganya, atau bahkan menuduh institusi tertentu tanpa proses yang utuh. Ini berbahaya jika tidak mendapat penyikapan secara kritis,” tegasnya.

 

Ia juga menyoroti indikasi framing yang cenderung mendiskreditkan institusi strategis seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurutnya, jika narasi tersebut terbangun secara sistematis dan tidak berimbang, kondisi itu dapat menurunkan kepercayaan publik dan mengganggu stabilitas nasional.

 

Perang Informasi 

 

Agus juga menegaskan bahwa perang informasi kini menjadi instrumen utama dalam kontestasi global. Berbagai pihak dapat membentuk narasi melalui media massa maupun platform digital untuk memengaruhi persepsi publik secara cepat dan luas.

 

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta meningkatkan literasi digital dalam menyikapi isu yang berkembang.

 

“Rakyat harus tahu dan cerdas. Jangan mau diadu domba. Stabilitas nasional adalah kepentingan bersama yang mesti semua pihak jaga,” ujarnya.

 

Tags: kasus penyiraman air keras andrie yunuskasus penyiraman air keras di indonesiatokoh kritis bertemu prabowotokoh kritis bertemu presidentokoh kritis indonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Buntut Kasus Amsal Sitepu, Heboh Dugaan Mobil ke Kejari: Harta Rp47 Miliar Bupati Karo Disorot

Buntut Kasus Amsal Sitepu, Heboh Dugaan Mobil ke Kejari: Harta Rp47 Miliar Bupati Karo Disorot

byEffran
05/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Nama Antonius Ginting tiba-tiba menjadi perhatian publik setelah disebut dalam rapat resmi di DPR. Isu itu mencuat...

Menteri Agama Ajak Umat Kristiani Doakan Keharmonisan Bangsa Indonesia

Menteri Agama Ajak Umat Kristiani Doakan Keharmonisan Bangsa Indonesia

byWandi Barboyand1 others
05/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Ia...

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

byMuharram Candra Luginaand1 others
03/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Kasus Amsal Christy Sitepu kembali memantik perdebatan publik. Selain sorotan tidak hanya tertuju pada vonis bebas, DPR...

Berita Terbaru

Borussia Dortmund menang 2-0
Bola

Pemain Pengganti Jadi Pahlawan, Dortmund Bungkam Stuttgart di MHPArena

byIsnovan Djamaludin
05/04/2026

Stuttgart (Lampost.co)–Borussia Dortmund sukses mengamankan tiga poin krusial dengan cara yang sangat dramatis saat bertandang ke markas Stuttgart dalam lanjutan Bundesliga...

Read moreDetails
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di perkebunan sawit milik perusahaan swasta yang beroperasi di Desa Sriwijaya (C2) Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji. Dok BPBD Lampung

Lampung Masuk Zona Rawan Karhutla

05/04/2026
Petani berjalan di tengah sawah yang kekeringan. Dok/MI

Waspadai Spring Predictability Barrier, Ini Penjelasan BMKG

05/04/2026
Warga Antusias Sambut Perbaikan Jalan

Warga Antusias Sambut Perbaikan Jalan

05/04/2026
Robert Lewandowski mencetak gol

Barcelona Bungkam Atletico di Metropolitano, Lewandowski Jadi Penentu Kemenangan

05/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.