Kalianda (lampost.co)– Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Natar memperketat pengamanan di puluhan rumah ibadah guna menjamin kekhusyukan umat Kristen selama mengikuti ibadah Jumat Agung, Jumat, 3 April 2026. Sebanyak 24 titik gereja di wilayah hukum Polsek Natar menjadi fokus utama pengamanan.
Kapolsek Natar, AKP Setio Budi Howo, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan (mapping) terhadap jumlah jemaat di setiap gereja sebelum menerjunkan personel. Hal ini dilakukan untuk menentukan skala prioritas pengamanan berdasarkan kapasitas rumah ibadah.
“Untuk gereja dengan jumlah jemaat yang besar, kami menerjunkan sedikitnya tiga personel di setiap titik. Beberapa di antaranya adalah Gereja GKSBS Candimas, GMI Syalom Natar, St. Lidwina Rulung Sari, dan GKKI Natar,” ujar AKP Setio Budi di Natar, Jumat, 3 April 2026.
Kapolsek menambahkan, kondisi di wilayah Natar saat ini jauh lebih kondusif. Ia menilai tingkat toleransi antarumat beragama di masyarakat juga semakin menguat.
Salah satu potret keberagaman yang menonjol adalah adanya kolaborasi aktif antara pihak gereja dan pengurus masjid setempat. Di beberapa titik, pengurus masjid bahkan turut membantu menjaga keamanan selama rangkaian ibadah gereja berlangsung.
“Komunikasi kami dengan pengurus tempat ibadah berjalan sangat baik. Bahkan, ada fenomena menarik di mana pengurus masjid ikut berjaga di lingkungan gereja. Ini menunjukkan toleransi di Natar semakin bagus dan menyejukkan,” ungkapnya.
Meskipun situasi terpantau kondusif, kepolisian tetap menjalankan protokol pengamanan secara seksama. Sebelum ibadah dimulai, personel Polsek Natar melakukan koordinasi dengan pengurus gereja untuk memastikan apakah diperlukan tambahan kekuatan pengamanan atau tidak.
Komitmen menjaga keamanan ini juga ditegaskan oleh Panit 1 Lantas Polsek Natar, Aiptu Jonfajri, yang memimpin pengamanan di Gereja HKBP Natar Resort Agaphe Natar. Ia memastikan seluruh personel siaga penuh demi mencegah terjadinya gangguan.
“Kami melaksanakan pengamanan dengan sangat seksama agar kondisi yang sudah aman ini tetap terjaga. Harapan kami jelas, jangan sampai ada kejadian yang mengganggu jalannya ibadah. Semuanya harus berjalan khidmat,” ujar Aiptu Jonfajri saat berjaga.








