Kalianda (Lampost.co)– Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan pentingnya karakter dan nasionalisme di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Ia menyebut, kecanggihan teknologi tidak akan pernah mampu menggantikan nilai dasar manusia, terutama karakter kebangsaan.
Penegasan itu dia sampaikan saat membuka Pelatihan Persami dan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Tahun 2026 di Lapangan Perikesit Makodim 0421/Lampung Selatan, Sabtu (4/4/2026).
Egi menilai pelatihan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana strategis untuk membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa nasionalis.
“Ini bukan kegiatan biasa. Ini adalah ruang pembentukan karakter. Kalian harus punya daya juang, daya tahan, dan pola pikir kuat sebagai generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Ia mengingatkan, transformasi teknologi telah mengubah banyak sektor, bahkan menggantikan sejumlah pekerjaan manusia. Namun, menurutnya, ada satu hal yang tidak bisa direplikasi mesin.
“AI bisa menggantikan hard skill, tapi karakter dan nasionalisme tidak akan pernah bisa digantikan robot,” ujar Egi.
Sebanyak 100 pelajar mengikuti pelatihan ini, terdiri dari 71 putra dan 29 putri dari 19 SMA/SMK sederajat di Lampung Selatan. Pembukaan berlangsung khidmat, ditandai dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pelatihan.
Egi mendorong para peserta memanfaatkan momentum ini untuk menyerap nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan cinta tanah air sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, Moch. Nuril Ambiyah, menekankan pentingnya kekuatan mental dalam membentuk calon pemimpin bangsa. Ia menyebut, proses latihan yang berat justru menjadi kunci lahirnya karakter tangguh.
“Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi membutuhkan generasi yang kuat mental, disiplin, dan berintegritas,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga siap menghadapi tekanan, berkarakter kuat, dan mampu membawa perubahan positif bagi bangsa.
Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News








