IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 06/04/2026 11:38
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Hancur 14% Sepanjang Maret 2026, Terparah Sejak 2008

Pasar juga memantau harga minyak, imbal hasil obligasi, dan pergerakan dolar AS.

EffranbyEffran
04/04/26 - 21:05
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Investasi emas. Dok/PT Antam

Investasi emas. Dok/PT Antam

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Harga emas dalam sebulan mencatat penurunan tajam yang mengejutkan pasar. Berdasarkan data Refinitiv, harga emas mencapai level US$4.510,24 per troy ons pada 30 Maret 2026. Harga tersebut naik 0,39 persen dan memperpanjang reli dua hari sebesar 2,9 persen.

Meski demikian, pergerakan pagi hari berikutnya menunjukkan pelemahan. Pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 06.22 WIB, harga emas turun ke US$4.507,66 per troy ons atau melemah 0,6 persen.

Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, menilai konflik geopolitik menjadi pendorong utama kenaikan emas. Pasar juga memantau harga minyak, imbal hasil obligasi, dan pergerakan dolar AS.

“Perang masih berlangsung panas dan belum ada tanda-tanda penyelesaian, sehingga mendorong harga emas naik karena permintaan safe haven,” ujarnya.

Penyebab Harga Emas Turun

Tekanan Geopolitik dan Kebijakan Global Picu Volatilitas

Ketegangan meningkat setelah pernyataan Donald Trump terkait Iran. Ia mengancam akan menghancurkan fasilitas energi Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka.

Situasi itu memperkeruh konflik di Timur Tengah. Kondisi tersebut memicu lonjakan harga energi dan meningkatkan kekhawatiran inflasi global.

Di sisi lain, kebijakan suku bunga juga menekan daya tarik emas. Logam mulia itu tidak memberikan imbal hasil sehingga investor beralih saat bunga tinggi.

Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, memilih menunggu dampak konflik terhadap ekonomi. The Fed sebelumnya mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen.

Terpuruk Dalam Sebulan, Terburuk Sejak Krisis 2008

Meskipun sempat menguat, harga emas mencatat kinerja bulanan yang sangat buruk. Sepanjang Maret 2026, harga emas anjlok lebih dari 14,6 persen.

Penurunan itu menjadi yang terburuk sejak Oktober 2008. Saat itu, harga emas jatuh hingga 16,9 persen di tengah krisis global.

Kondisi itu menunjukkan tekanan besar dari kombinasi inflasi, suku bunga tinggi, dan ketidakpastian global.

Level Kunci Penentu Arah Harga Emas

Analis pasar dari City Index dan FOREX.com, Fawad Razaqzada, mengungkapkan level penting bagi emas. Ia menyebut kisaran US$4.700 hingga US$4.750 menjadi batas pemulihan jangka pendek.

“Jika emas gagal menembus level tersebut, maka kenaikan itu berisiko melemah kembali,” ujarnya.

Investor kini menunggu sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Data tersebut meliputi tenaga kerja, penjualan ritel, dan nonfarm payrolls.

Harga Perak Ikut Bergerak Fluktuatif

Pergerakan harga perak mengikuti tren emas. Data Refinitiv menunjukkan harga perak ditutup di US$69,74 per troy ons. Harga tersebut naik 0,56 persen pada Senin, 30 Maret 2026. Dalam dua hari, perak menguat hingga 2,87 persen.

Namun, pada Selasa pagi, harga perak kembali melemah 0,34 persen. Nilainya tetap bertahan di kisaran US$69,74 per troy ons. Pergerakan itu menegaskan tingginya volatilitas pasar logam mulia saat ini.

Tags: emas safe havenharga emas globalharga emas hari iniharga emas Maret 2026Harga emas turunharga perak hari inikonflik timur tengahpasar emas duniaPrediksi harga emassuku bunga The Fed
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diikuti Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, secara virtual dari Ruang Command Center Lantai II, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (6/4/2026).

Provinsi Lampung Raih Predikat Inflasi Terendah se-Indonesia

byDelima Napitupulu
06/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Provinsi Lampung menunjukkan ketahanan ekonomi yang luar biasa di tengah fluktuasi harga periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Berdasarkan...

Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam. Dok/PT Antam

Jeblok di Awal Pekan, Ini Rincian Lengkap Harga Emas Hari Ini 6 April 2026

byAdi Sunaryo
06/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)- Harga emas hari ini, Senin, 6 April 2026, dengan kadar 24 Karat dalam bentuk batangan keluaran Logam...

Suasana di salah satu SPBU. (dok.)

BBM Tak Jadi Naik, Tapi Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi

byEffran
05/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah mulai memberlakukan pembatasan pembelian BBM subsidi sejak 1 April 2026. Kebijakan itu menyasar Pertalite dan Solar...

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diikuti Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto, secara virtual dari Ruang Command Center Lantai II, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (6/4/2026).
Ekonomi dan Bisnis

Provinsi Lampung Raih Predikat Inflasi Terendah se-Indonesia

byDelima Napitupulu
06/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Provinsi Lampung menunjukkan ketahanan ekonomi yang luar biasa di tengah fluktuasi harga periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Berdasarkan...

Read moreDetails
Ilustrasi

Pemkab Pesisir Barat Uji Coba Skema Kerja Fleksibel

06/04/2026
Pemprov Lampung dan Baznas Perkuat Tata Kelola Zakat Profesional dan Transparan

Transformasi Zakat: Dari Logistik Menuju Pemberdayaan

06/04/2026
Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam. Dok/PT Antam

Jeblok di Awal Pekan, Ini Rincian Lengkap Harga Emas Hari Ini 6 April 2026

06/04/2026
Konten Kreator Badru Kepiting Kecopetan di Bandar Lampung

Konten Kreator Badru Kepiting Kecopetan di Bandar Lampung

06/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.