IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 07/04/2026 00:20
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

WFH Disebut Gagal Tekan Konsumsi Energi, Ekonom Soroti Dampak Tersembunyi yang Jarang Disadari

Konsumsi listrik dan internet meningkat saat pekerja beraktivitas dari rumah.

EffranbyEffran
06/04/26 - 20:38
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Skema WFH

Ilustrasi WFH. (Shutterstock)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Kebijakan work from home (WFH) kembali menuai kritik. Sejumlah ekonom menilai langkah itu belum mampu menekan konsumsi energi nasional secara signifikan.

Alih-alih menghemat bahan bakar, kebijakan itu justru memindahkan beban energi ke rumah tangga. Konsumsi listrik dan internet meningkat saat pekerja beraktivitas dari rumah.

Ekonom dari Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai kebijakan itu tidak efektif. Ia menyoroti dampaknya yang minim terhadap penghematan BBM. “Untuk ASN, jumlahnya kecil sehingga penghematan BBM tidak signifikan,” ujarnya.

 Konsumsi Listrik dan Internet Naik

WFH membuat aktivitas kerja bergeser ke rumah. Hal itu memicu peningkatan penggunaan listrik dan jaringan internet.

Pengeluaran rumah tangga pun ikut naik. Kondisi itu berpotensi menekan daya beli masyarakat jika berlangsung lama.

Pengamat ketenagakerjaan dari Universitas Indonesia, Aloysius Uwiyono, mengakui efek ini. “WFH memang mengurangi transportasi, tetapi meningkatkan konsumsi energi rumah tangga,” jelasnya.

 Risiko Produktivitas Menurun

Selain soal energi, produktivitas juga menjadi perhatian. Tidak semua sektor cocok menerapkan sistem kerja jarak jauh.

Penurunan produktivitas bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, kebijakan itu perlu evaluasi menyeluruh.

Transportasi Umum Jadi Solusi Lebih Efektif

Nailul Huda mendorong pemerintah memperkuat transportasi umum. Ia menilai langkah itu lebih efektif dibanding WFH.

Transportasi umum mampu menekan konsumsi BBM sekaligus memperbaiki tata kota. Selain itu, dampaknya juga positif bagi lingkungan. “Transportasi umum bukan hanya soal energi, tetapi juga soal tata kota,” tegasnya.

 Perlu Kebijakan Berbasis Kebutuhan

Pemerintah perlu merancang transportasi berbasis permintaan. Hal itu mencakup rute yang tepat, halte yang layak, dan akses pejalan kaki.

Saat ini, banyak pekerja sudah menggunakan layanan seperti KRL dan bus kota. Namun, penggunaan kendaraan pribadi masih tinggi di kalangan pejabat. “Pejabat seharusnya memberi contoh dengan menggunakan transportasi umum,” tambahnya.

 Dampak WFH Berbeda di Setiap Wilayah

Pengamat dari Universitas Gadjah Mada, Tadjudin Nur Effendi, menilai dampak WFH lebih terasa di kota besar. Pekerja dengan jarak tempuh jauh akan merasakan penghematan lebih besar. Namun, kondisi itu tidak berlaku di kota kecil. Di daerah dengan jarak kerja dekat, penghematan energi tidak terlalu signifikan.

Sektor manufaktur dan logistik sulit menerapkan WFH. Aktivitas mereka membutuhkan kehadiran fisik di lapangan.

Sebaliknya, sektor jasa dan keuangan lebih fleksibel. Namun, tetap membutuhkan biaya tambahan untuk operasional dari rumah.

 Dunia Usaha Minta Fleksibilitas Kebijakan

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta kebijakan WFH bersifat fleksibel. Setiap perusahaan harus menyesuaikan dengan kebutuhan operasional.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menegaskan pentingnya pendekatan selektif. Sektor back office masih bisa menerapkan WFH. Namun, sektor riil membutuhkan kehadiran langsung.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga rantai pasok. Kebijakan yang tidak tepat bisa mengganggu stabilitas bisnis. Pemerintah tetap menjalankan kebijakan WFH satu hari dalam seminggu. Kebijakan itu berlaku untuk ASN dan menjadi imbauan bagi swasta.

Penerapan teknis diserahkan kepada masing-masing instansi dan perusahaan. Pemerintah memastikan hak pekerja tetap terlindungi. Kebijakan itu akan dievaluasi setelah dua bulan berjalan. Evaluasi akan menentukan efektivitasnya terhadap penghematan energi.

Pemerintah juga menyiapkan sanksi bagi ASN yang menyalahgunakan WFH. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan hal ini. “Sanksinya bisa berupa teguran hingga pemberhentian,” katanya.

ASN wajib melakukan absensi dan mengisi laporan kerja harian. Sistem itu bertujuan menjaga disiplin dan produktivitas.

Tags: dampak WFH energiEfisiensi BBMkebijakan energi Indonesiakebijakan wfh asnkonsumsi listrik rumah tanggatransportasi umum solusiWFH 2026WFH tidak efektif
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

byRicky Marly
06/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lesunya kondisi ekonomi mulai dirasakan secara nyata oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)...

Ilustrasi. Harga kantong plastik melambung sejak awal April 2026.

UMKM Tertekan, Harga Plastik Melonjak akibat Gangguan Impor 

byAdi Sunaryoand1 others
06/04/2026

Jakarta (Lampost.co)– Lonjakan harga produk berbahan plastik sejak awal April 2026 mulai menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Gangguan...

Rumah Subsidi Jadi Pilihan Warga untuk Investasi dan Hunian

Rumah Subsidi Jadi Pilihan Warga untuk Investasi dan Hunian

byRicky Marlyand1 others
06/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Permintaan hunian di Lampung saat ini terus tumbuh. Ini terbukti dengan semakin banyaknya masyarakat kelas ekonomi...

Berita Terbaru

67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH
Nasional

67 Perusahaan Pemicu Banjir di Sumatra Diberi Sanksi Oleh KLH

byWandi Barboyand1 others
07/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menjatuhkan sanksi administratif kepada 67 perusahaan yang beroperasi di tiga provinsi terdampak banjir pada...

Read moreDetails
Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM di Persit Keluhkan Penurunan Omzet

06/04/2026
Rektor Imbau Mahasiswa Berorganisasi Secara Produktif

Rektor Imbau Mahasiswa Berorganisasi Secara Produktif

06/04/2026
Mahasiswa Dituntut Kritis Jalankan Fungsi Kontrol Pemerintah, Namun Tetap Santun

Mahasiswa Dituntut Kritis Jalankan Fungsi Kontrol Pemerintah, Namun Tetap Santun

06/04/2026
Gubernur Sebut Bonus Demografi Lampung 71% Usia Angkatan Kerja

Gubernur Sebut Bonus Demografi Lampung 71% Usia Angkatan Kerja

06/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.