London (Lampost.co)–Crystal Palace tampil luar biasa saat menjamu wakil Italia, Fiorentina, dalam laga leg pertama perempat final Liga Konferensi UEFA 2025/2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Selhurst Park, Jumat (10/4/2026) dini hari WIB, skuad berjuluk The Eagles tersebut sukses mencukur tamunya 3-0.
Tiga gol kemenangan Palace masing-masing dari Jean-Philippe Mateta, Tyrick Mitchell, dan Ismaila Sarr. Hasil ini membuat satu kaki Palace seolah sudah berada di babak semifinal. Sebaliknya, tugas berat menanti Fiorentina yang wajib menang dengan selisih empat gol pada leg kedua di Florence pekan depan jika ingin membalikkan keadaan.
Dominasi Babak Pertama dan Eksekusi Dingin Mateta
Sejak peluit pertama berbunyi, Crystal Palace langsung menunjukkan agresivitas tinggi. Peluang pertama mereka dapatkan lewat Evann Guessand, meski tembakannya masih sedikit melebar dari gawang Fiorentina yang dikawal kiper veteran David de Gea.
Petaka bagi tim tamu datang pada menit ke-24. Pemain Fiorentina, Dodo, melakukan pelanggaran fatal di dalam kotak penalti.
Wasit pun tanpa ragu menunjuk titik putih. Jean-Philippe Mateta yang maju sebagai algojo menjalankan tugas dengan sangat dingin. Ia berhasil mengecoh De Gea untuk membawa Palace unggul 1-0.
Tidak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-31, bermula dari kemelut di depan gawang, Tyrick Mitchell menyambar bola rebound di dalam kotak penalti. Tembakan kerasnya gagal De Gea bendung, membuat Selhurst Park bergemuruh menyambut skor 2-0 yang bertahan hingga turun minum.
Kegigihan Fiorentina dan Gol Pengunci Ismaila Sarr
Memasuki babak kedua, Fiorentina berusaha keluar dari tekanan untuk memperkecil ketinggalan. Peluang emas mereka dapatkan melalui Giovanni Fabbian.
Pemain muda Italia tersebut melepaskan tembakan keras yang sayangnya hanya membentur mistar gawang Crystal Palace. Keberuntungan tampaknya memang belum berpihak pada La Viola malam itu.
Meski mendapat tekanan, pertahanan Palace tampil sangat disiplin. Alih-alih mencetak gol, Fiorentina justru kembali kebobolan di penghujung laga.
Melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-90, Daichi Kamada mengirimkan umpan akurat yang dapat Ismaila Sarr selesaikan dengan sempurna. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan 3-0 tuan rumah.
Skenario Leg Kedua di Italia
Dengan keunggulan tiga gol tanpa balas, Crystal Palace berada dalam posisi yang sangat nyaman. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang atau tidak kalah lebih dari selisih dua gol pada leg kedua nanti untuk memastikan tiket semifinal.
Sementara itu, David de Gea dan kawan-kawan harus bekerja ekstrakeras di Stadion Artemio Franchi. Fiorentina harus menang minimal 4-0 untuk lolos langsung atau menang dengan selisih tiga gol untuk memaksakan laga berlanjut ke babak adu penalti. Jika performa solid ini mampu Palace pertahankan, mereka berpeluang besar mencetak sejarah baru di kompetisi Eropa musim ini.








