IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 04/04/2026 01:01
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung

Denis Bakti Darmawan, Pegawai BUMN yang Sukses sebagai Petani Hidroponik

Denny ZYIhwana HaulanbyDenny ZYandIhwana Haulan
28/03/24 - 18:52
in Lampung
A A
petani hidroponik

Denis Bakti Darmawan saat menjadi bintang tamu dalam acara takshow di Garden Fest Ngabuburit Ramadan Lampung Post, Kamis, 28 Maret 2024. (Foto: Lampost.co/Ihwana Haulan)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Denis Bakti Darmawan merupakan salah satu pegawai di sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negera (BUMN) di Lampung. Di samping perkerjaan utamanya sebagai karyawan pelat merah, ia juga memiliki usaha sampingan dengan menjadi petani hidroponik. Usahanya itu ia beri nama Kebun Langit Group.

Pria 31 tahun itu menceritakan, ide bertani hidroponik itu mulai tercetus pada 2020. Tepat saat pandemi Covid-19 melanda, terjadi pembatasan semua aktivitas di luar rumah. Akibatnya, ia terpaksa harus bekerja dari rumah (WFH).

“Pada masa-masa itu bingung ngisi waktu luang. Akhirnya saya lihat internet dan tertarik sama konten bertani hidroponik karena sepertinya simpel. Akhirnya saya ujikan di rumah, dan ternyata seiring waktu penasaran saya semakin jauh sampai akhirnya bisa hasilkan produk,” kata Denis saat menjadi bintang tamu dalam acara takshow di Garden Fest Ngabuburit Ramadan Lampung Post, Kamis, 28 Maret 2024.

Untuk modal awal, tak banyak yang ia keluarkan. Kala itu, Denis hanya bermodalkan uang di bawah Rp1 juta dengan 32 lubang tanam yang ia isi bermacam-macam jenis tanaman. Dari modal itu, kini sudah hampir 10 ribu lubang tanam ia miliki dengan varian tanaman unggulan seperti pakcoy dan selada.

Hasil produksinya itu ia jajakan ke berbagai segmentasi pasar mulai dari restoran, swalayan, restoran, hingga warung sayur di Bandar Lampung dan sekitarnya. “Alhamdulillah sekarang omset sudah sampai dua digit, dengan masa panen setiap satu bulan dari mulai semai sampai panen,” kata dia.

Selama menjalani usaha itu, konsistensi, disiplin, dan tidak mudah berputus asa dengan kegagalan adalah kunci utama. “Setelah itu siap, baru kita beranikan diri untuk pasang instalasi, riset, balajar, sampai ilmu kita banyak,” kata dia.

Sejak empat tahun berdiri, Kebun Langit Group kini sudah bermitra kepada kelompok tani di berbagai wilayah seperti Branti, Pesarawan, dan Adiluwih. Para petani mitra itu turut berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pasar serta pendapat pendampingan penanaman.

“Standarnya yang pasti kita terapkan yang pasti sayur itu harus bagus, teksturnya bagus, tidak baulting (batang keras), dan segar,” kata dia.

Dalam merawat dan menjaga kualitas tanamannya, ia harus memastikan kelembaban udara. Untuk itu setiap tanaman di kebunnya harus mendapat asupan sinar matahari yang cukup.

 

Bebas Bahan Kimia

Selain itu, agar tetap sehat dikonsumsi, Denis tidak menggunakan pestisida ataupun pupuk kimia pada tanamannya. Untuk mengatasi tanamannya dari serangan hama, ia membuat sendiri pestisidanya dari bahan kulit bawang merah.

“Kenapa tanaman hidroponik itu lebih sehat? karena kita tidak gunakan pestisida, tanaman yang rusak langsung kita cabut, dan kita bikin sendiri pestisida alami dari kulit bawang merah,” kata dia.

Menjadi petani hidroponik baginya adalah sebuah fashion. Selain mendapat keuntungan dari hasil bertani, menanam hidroponik juga bisa menjadi self healing ketika letih dari aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Untuk itu, ia juga turut memotivasi anak-anak muda agar tidak lagi gengsi menjadi seorang petani. Dengan berbagai kemudahan dan teknologi yang kini bisa dinikmati, menjadi seorang petani bisa memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat.

“Untuk anak muda, jangan gengsi jadi petani, dengan bertani kita bisa berikan kebutuhan pangan harian untuk masyarakat,” kata dia.

Tags: hidroponikLAMPUNG
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah

byRicky Marlyand1 others
04/04/2026

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi menabuh genderang perbaikan infrastruktur jalan tahun anggaran 2026. Gubernur Lampung, Rahmat...

Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Palapa Lepaskan Tembakan

Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Palapa Lepaskan Tembakan

byRicky Marlyand1 others
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kawanan pelaku pencurian melepaskan tembakan setelah berhasil menggasak sepeda motor matik milik salah seorang pekerja Fantastic...

Angin Puting Beliung Terjang Wonosobo Tanggamus, Wakil Bupati Salurkan Bantuan

Angin Puting Beliung Terjang Wonosobo Tanggamus, Wakil Bupati Salurkan Bantuan

byRicky Marlyand1 others
03/04/2026

Kotaagung (Lampost.co) -- Bencana angin puting beliung menerjang Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Kamis, 2 April 2026, sekitar...

Berita Terbaru

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah
Lampung

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah

byRicky Marlyand1 others
04/04/2026

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi menabuh genderang perbaikan infrastruktur jalan tahun anggaran 2026. Gubernur Lampung, Rahmat...

Read moreDetails
harga HP Tecno April 2026

Harga HP Tecno April 2026: Murah Tapi Spek Nggak Murahan

03/04/2026
planet Merkurius

Merkurius: Planet Kecil dengan Suhu Paling Ekstrem di Tata Surya

03/04/2026
Trojan Android

Ancaman di Android 2025: Trojan Perbankan Naik Drastis

03/04/2026
Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.