IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 13/04/2026 00:05
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

15.965 Pelajar di Lampung Putus Sekolah Sepanjang 2023

adminlampostbyadminlampost
09/06/23 - 09:38
in Humaniora
A A

Bandar Lampung (Lampost.co) — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Lampung melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) mencatat terdapat 15.965 pelajar di Lampung yang putus sekolah sekolah sepanjang Januari hingga Juni 2023. Angka itu melingkupi semua jenjang pendidikan formal mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK se Lampung.

Jenjang SMA/SMK menjadi penyumbang terbesar angka putus studi, yaitu 6.334 orang. Kemudian SD 5.682 orang dan SMP 3.679 orang.

Berdasarkan data yang dihimpun Lampost.co dari Disdik Lampung, Lampung Tengah menjadi daerah paling banyak pelajar putus sekolah yang mencapai 2.172 siswa. Lalu Lampung Selatan 1.974 orang, Bandar Lampung 1.601 orang, Lampung Timur 1.544 orang, dan Lampung Utara 1.198 orang.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Sekdisbud) Lampung, Tommy Efra Hendarta, mengatakan faktor terbesar penyebab putus sekolah karena memilih untuk bekerja membantu perekonomian keluarga.

“Ada banyak penyebab terjadinya putus sekolah ini, tapi sebagian besar karena keterbatasan ekonomi. Mereka membantu pekerjaan orang tua atau orang tua mengajak merantau,” kata Tommy, kepada Lampost.co, Jumat, 9 Juni 2023.

Kemudian faktor lainnya karena masih banyak pelajar yang memutuskan untuk menikah muda dan melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren. “Tapi ini tidak dominan,” ujar dia.

Menurutnya, pendidikan harus bisa terasa di semua warga negara. Untuk itu, dia sangat menyayangkan jika banyak pelajar yang justru lebih memilih bekerja dari mengenyam pendidikan. Padahal, pemerintah sampai saat ini menganggarkan 20 persen dananya demi tercapainya wajib belajar sembilan tahun.

“Seharusnya dengan mereka ikut di dalam pendidikan itu semakin besar peluang untuk mengejar cita-cita yang tinggi,” ujarnya.

Gerakan Bersama
Pengamat pendidikan Universitas Lampung, M Thoha B Sampurna Jaya, menilai dinas pendidikan bersama pihak-pihak terkait perlu melakukan gerakan bersama untuk mengubah pola pikir masyarakat mengenai pentingnya pendidikan.

“Perlu ada semacam gerakan dari pemerintah maupun organisasi masyarakat untuk terus mensosialisasikan dan konsolidasi dalam memberikan penyadaran mengenai pentingnya pendidikan,” kata dia.

Upaya penyadaran, terutama bagi para orang tua sangat penting. Hal itu untuk memberikan motivasi dan kepercayaan diri pada anak untuk melanjutkan pendidikan.

“Pendidikan itu salah satu faktor yang dominan dalam mengubah ekonomi keluarga. Jadi kalau mereka putus sekolah maka akan sulit bagi dia untuk memperbaiki ekonominya dikemudian hari,” ungkapnya.

Thoha menilai, adanya program wajib belajar sembilan tahun dan alokasi dana yang besar untuk pendidikan, seharusnya bisa membuka jalan bagi masyarakat untuk merasakan pendidikan yang layak.

Namun, memang selain faktor ekonomi ada juga faktor lain yang menjadi penyebab tingginya angka putus sekolah seperti pernikahan dini, terlibat kasus kriminal atau hubungan di luar nikah. Faktor-faktor itu harus selesai melalui gerakan bersama.

“Kalau ingin bersaing di era global ini kan paling tidak wajib belajar 12 tahun itu tercapai. Tapi ini nyatanya wajib belajar 9 tahun saja masih banyak juga yang putus.

Sehingga perlu adanya gerakan bersama untuk menanggulangi masalah ini,” tuturnya.

Effran Kurniawan

ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Mengubah Hobi Jadi Cuan, HMJ Sosiologi Unila Gelar Seminar PMW di FISIP

Mengubah Hobi Jadi Cuan, HMJ Sosiologi Unila Gelar Seminar PMW di FISIP

byMustaanand1 others
12/04/2026

Bandar Lampung (lampost.co) – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) kembali...

HMJ Sosiologi Unila Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Lampung Post

HMJ Sosiologi Unila Gelar Pelatihan Jurnalistik Bersama Lampung Post

byMustaan
12/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar...

kondisi TPA bakung

Pemkot Bandar Lampung Targetkan Operasional PLTSa pada 2027

byIsnovan Djamaludinand1 others
11/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengambil langkah tegas untuk mengakhiri krisis sampah yang selama ini membebani ibu kota...

Berita Terbaru

pajak gim 2026
Ekonomi dan Bisnis

Pengenaan Pajak Toko Online, Koreksi Distorsi atau Menambah Beban?

byRicky Marlyand1 others
12/04/2026

Bandar Lampung (Lampsot.co) --Rencana pemerintah mengenakan pajak penghasilan (PPh 22) kepada penjual di toko online mulai pertengahan 2026 memicu perdebatan....

Read moreDetails
Tips Strategis Menyesuaikan B2B Marketing Tradisional dalam E-Commerce

Kemudahan di E-Commerce Ubah Kebiasaan Belanja Masyarakat

12/04/2026
penyerang Liverpool Mohamed Salah (kanan)

Bungkam Fulham 2-0, Liverpool Akhiri Tren Negatif

12/04/2026
Ilustrasi

Akademisi FH Unila Sebut Opening Statement Jadi Peta Jalan Keadilan

12/04/2026
Suasana sidang dengan agenda putusan sela dari hakim terhadap terdakwa eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona di Ruang Sidang Bagir Manan/Garuda di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Jumat, 10 April 2026. (Foto: Lampost.co/Wandi Barboy Silaban)

Penasihat Hukum Dendi Ramadhona Siap Hadapi Saksi Klaster Perencanaan

12/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.