Gedongtataan (Lampost.co): Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Pesawaran membuka posko pengaduan bagi masyarakat mengenai pendataan pemilih untuk Pilkada serentak 2024.
Ketua Bawaslu Pesawaran Fatihunnajah mengatakan, pihaknya membuka posko pengaduan bagi masyarakat Bumi Andan Jejama.
“Ya, kami membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang ingin melapor terkait data pemilih. Posko pengaduan tersebut tersebar di 148 desa dari 11 kecamatan. Masyarakat bisa melaporkan kepada PKD atau bisa bisa langsung melaporkan kepada Panwascam,” ujarnya, Senin, 8 Juli 2024.
Fatihunnajah melanjutkan Panswascam dan PKD melakukan pengawasan secara langsung terhadap proses pelaksanaan coklit daftar pemilih KPU.
“Pengawasan oleh panwascam dan PKD secara bersamaan oleh tugas dari Pantarlih. Sejak 24 Juni hingga saat ini, kami juga melakukan uji petik kepada masyarakat di wilayah masing-masing,” kata dia.
Menurut Fatihunnajah, pemutakhiran daftar pemilih ini menjadi fokus pengawasan jajaran Bawaslu Kabupaten Pesawaran. Karena ini menjadi tolok ukur penentuan logistik untuk keperluan pemungutan suara nanti.
“Kalau dari data pemilih saja sudah salah, tentunya dalam pelaksanaan pemilunya bakal carut marut. Makanya, kami juga melakukan pengawasan secara khusus untuk pemutakhiran data pemilih ini,” ujar dia.
“Mudah-mudahan, masyarakat Bumi Andan Jejama dapat menyalurkan hak suaranya pada Pilkada mendatang. Kemudian, melaporkan apabila mereka belum ada pendataan,” katanya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di kediaman Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Senin, 1 Juli 2024.
Pelaksanaan coklit KPU lakukan di kediaman Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Jalan Cut Nyak Dien, Palapa, Bandar Lampung.
Sebagai kepala keluarga, Herman HN mengatakan, terdapat tiga anggota keluarga wali kota, yakni Herman HN, Eva Dwiana, dan Rahmawati Herdian.








