Jakarta (Lampost.co) — Telinga merupakan salah satu bagian tubuh yang harus kita bersihkan. Membersihkan telinga merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan. Namun kita perlu mengetahui bagaimana cara membersihkan telinga dengan benar.
Tubuh manusia secara alami memproduksi kotoran telinga atau serumen dan memiliki beberapa peran. Serumen melumasi dan melindungi kulit halus liang telinga dari air, kotoran, dan partikel asing.
Serumen juga membantu mencegah infeksi dengan menjebak kotoran dan memperlambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Selain itu, kotoran telinga membersihkan diri dan secara alami dapat mengeluarkan kotorannya.
Baca Juga:
Hasil Penelitian: Frekuensi BAB Berkaitan dengan Kondisi Kesehatan Jangka Panjang
Tetapi masih banyak yang membenarkan bahwa membersihkan telinga perlu menggunakan alat seperti cotton buds. Padahal sebenarnya, cara ini sama sekali tidak boleh loh!
Untuk menjaga telinga tetap bersih, kamu bisa melakukan lima hal ini, menurut konsultan THT, Dr. Vivek Kumar Pathak dalam Healthshots. Adapun cara-cara untuk menjaga telinga tetap bersih, yakni:
1. Menjaga telinga tetap kering
Kelembapan di telinga adalah penyebab utama pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga dapat menyebabkan infeksi telinga. Gunakan handuk lembut di bagian luar telinga untuk mengeringkan area telinga.
2. Hindari membersihkan telinga berlebihan
Meskipun penting untuk menjaga kebersihan telinga, pembersihan yang berlebihan dapat lebih banyak menimbulkan kerugian dari pada manfaatnya. Telinga sendiri dapat membersihkan secara alami.
Membersihkan terlalu sering atau terlalu keras dapat menghilangkan kotoran pelindung (untuk pelumasan). Ini dapat menyebabkan kekeringan, gatal, dan bahkan infeksi telinga.
3. Hindari gunakan cotton buds
Alih-alih menjaga kebersihan telinga, korek kuping atau cotton buds justru dapat mendorong kotoran telinga lebih dalam. Bahkan alat ini juga dapat menggores kulit.
Jika tidak tersimpan dengan benar, korek kuping dapat memasukkan bakteri ke dalam telinga. Hal ini selanjutnya dapat meningkatkan risiko infeksi telinga.
4. Batasi paparan suara keras
Paparan suara keras dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Oleh karena itu, melindungi telinga dari suara keras sangat penting untuk menjaga pendengaran tetap baik dan mencegah kerusakan telinga.
Gunakan pelindung telinga seperti penyumbat telinga atau penutup telinga saat terpapar lingkungan yang bising seperti konser, lokasi konstruksi, atau acara olahraga. Saat mendengarkan musik melalui headphone atau earbud, jaga volume pada tingkat sedang dan beri waktu istirahat untuk mengistirahatkan telinga.
5. Cari bantuan profesional
Jika telingamu merasa tidak nyaman, segeralah untuk bertemu dokter ahli atau tenaga profesional. Hindari mencoba membersihkan kotoran telinga yang dalam di rumah karena dapat menyebabkan cedera atau dapat menyebabkan sakit telinga.








